Ekonomi Sirkular
Jakarta (Greeners) – Nilai sirkular ekonomi pengumpulan sampah plastik mencapai Rp 1 triliun selama tahun 2019-2020. Konsep berkelanjutan dari sirkular ekonomi ini bisa menambah nilai ekonomi sekaligus mengurangi beban lingkungan. […]
Jakarta (Greeners) – Sobat Greeners, tahukah kamu? Jika pakaian yang kita gunakan sehari-hari juga bisa menjadi kontribusi buruk terhadap lingkungan. Pakaian dapat berbahaya bagi lingkungan, meningkatkan polusi air, tanah dan […]
Jakarta (Greeners) – Indonesia masih dinilai menjadi salah satu penghasil food loss and waste (FLW) terbesar, perorang mencapai 300 kg/kapita/tahun. Perkiraan kerugian FLW ini mencapai Rp 551 triliun. Artinya banyak […]
Jakarta (Greeners) – Greeneration Foundation kembali mengadakan Indonesia Circular Economy Forum (ICEF) secara virtual pada 21-23 Juli 2021 mendatang. Forum keempat ini mengangkat tema Towards Smart & Sustainable Cities Through […]
Pable merupakan solusi berkelanjutan yang menyediakan layanan pengelolaan limbah tekstil yang bertanggung jawab. Tujuannya adalah untuk mengurangi jumlah sampah tekstil dengan cara memprosesnya kembali menjadi barang yang bermanfaat.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Doddy Rahadi, meminta industri memenuhi kualitas limbah produksi agar tetap sesuai ketentuan pemerintah yakni di bawah baku mutu limbah.
Ekonomi Melingkar atau Circular Economy merupakan salah satu pendekatan dalam pemanfaatan sampah. Di Indonesia, ekosistem ekonomi melingkar belum maksimal. Perlu keterlibatan semua pihak termasuk dari social entrepreneur untuk meningkatkan kualitas ekosistem tersebut.
Ekonomi sirkular menjadi salah satu opsi menggerakan ekonomi tanpa membebani lingkungan. Dalam perpektif ini sampah memiliki nilai ekonomi melalui serangkaian proses pengelolaan. Indonesia bisa jadi telah menerapkan konsep yang sama sejak lama. Hanya saja proses dan bentuknya berbeda dari negara maju khususnya di Eropa.
10 contoh ekonomi sirkular, yang menjadi strategi bisnis untuk mendorong pemikiran inovatif dan menghemat biaya produksi.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya menekankan pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab semua pihak. Siti pun mengapresiasi setiap pihak yang telah mengurangi sampah menjadi salah satu mata rantai dari konsep ekonomis sirkular.
Menuju Indonesia Circular Economy Forum (ICEF) keempat yang dijadwalkan pada 21 Juli-23 Juli 2021, ICEF mengadakan diskusi virtual pengantar dengan tema “Menuju Kota Cerdas dan Berkelanjutan Melalui Ekonomi Sirkular” (06/10/2020).
















