Berita
Dua studi terbaru telah memunculkan ide bahwa insentif finansial dapat menyelamatkan hutan. Konservasi hutan merupakan bagian penting dari strategi global untuk mitigasi perubahan iklim.
Pemanasan global dan perubahan iklim bukan satu-satunya yang dihubungkan dengan emisi gas rumah kaca. Ada juga pemahaman bahwa pemanasan mempengaruhi pola makan.
Setelah Bali, Bekasi kini menjadi lokasi penerapan teknologi pencampuran limbah plastik pada aspal. Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk mengurangi sampah plastik laut sebesar 70 persen hingga tahun 2025.
Studi baru yang dilakukan oleh IPEN menemukan kadar merkuri yang melebihi ambang batas yang dianjurkan oleh EPA pada perempuan di Kepulauan Pasifik di lokasi pertambangan emas, termasuk di Indonesia.
Setelah DPR mengesahkan RUU tentang Pengesahan Konvensi Minamata mengenai Merkuri menjadi undang-undang pada Sidang Paripurna, pemerintah bersiap menyusun Rencana Aksi Nasional.
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengakui masih sulit untuk mengetahui dampak pertumbuhan penduduk di perkotaan terhadap perubahan iklim.
Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Thailand Jenderal Surasak Kanchanarat mengimbau agar negara ASEAN memperkuat kerjasama dalam menangani penangangan kasus perdagangan satwa ilegal.
LIPI menyatakan bahwa sudah seharusnya kandungan plastik baik mikro maupun makro menjadi perhatian semua pihak, terlebih jika menyangkut kesehatan.
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengaku tidak pernah melakukan penelitian ataupun analisa terhadap kandungan mikroplastik pada air leding maupun air tanah di Jakarta.
Kebakaran padang rumput di Gunung Bromo, Jawa Timur, meluas hingga sedikitnya 75 hektare rumput dan belukar sudah jadi abu.
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman meminta secara khusus kepada duta besar dan perwakilan negara-negara di kawasan Nordik untuk membantu Indonesia mengatasi permasalahan sampah di Indonesia.
Padang rumput atau sabana di Kaldera Gunung Bromo, Jawa Timur terbakar. Kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini terjadi hari ini, Senin (11/09), sejak pukul 11.00 WIB.
Pengelolaan dengan baik blue carbon atau karbon biru di Indonesia diyakini oleh utusan Khusus Presiden untuk Pengendalian Perubahan Iklim Rachmat Witoelar akan mampu mempercepat target penurunan emisi sesuai dengan First NDC Indonesia.










































