Kapal dari Botol Plastik Berlayar di Samudera Pasifik Guna Kampanye Lingkungan

Reading time: 1 menit
Laporan UNEP menginpirasi suatu karya yang nyeleneh yaitu perahu layar yang disusun dari sampah plastik.

(San Fransisco/UNEP). Laporan United Nations Enviroment Programme (UNEP) menginpirasi suatu karya yang nyeleneh yaitu perahu layar yang disusun dari sampah plastik. Perahu ini dinamakan plastiki karena seluruhnya terbuat dari plastik dan bahan daur ulang.

Laporan UNEP tahun 2007, menerangkan bahwa usaha perikanan, polusi, dan tekanan lain seperti pemanasan global akibat perubahan iklim berimbas pada ekosistem laut. 12.500 botol plastik menjadi bahan utama untuk membuat perahu layar dengan panjang 60 kaki ini.

Pada akhir Maret nanti Plastiki akan berlayar untuk meningkatkan kepedulian dunia pada sampah plastik. Plastiki akan menjelajahi Samudera Pasifik dari San Fransisco, Amerika Serikat, hingga pelabuhan Sidney di Australia (20. 370 km). Nakhoda Plastiki adalah petualang dari Inggris yang menjadi Pahlawan Iklim UNEP, David de Rothschild. Ia bersama dua orang skipper, Joe Royle dan David Thomson.

Selama pelayaran Plastiki akan singgah dan mendata setiap titik lingkungan yang tercemar dan mengalami kerusakan. Jika ingin mengikuti perjalanan Plastiki kunjungi saja websitenya www.theplastiki.com. (dk)

Top