bencana alam
Indonesia masuk dalam wilayah yang rentan terhadap bencana alam. Merupakan langkah yang bijaksana untuk selalu siap menghadapi bencana, salah satunya dengan menyiapkan tas siaga bencana.
Gunung Ijen yang berada di Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi mengeluarkan gas berbahaya berupa gas belerang yang pekat pada Rabu (21/3/2018) malam.
Dari 127 gunung api aktif di Indonesia, saat ini ada dua gunung api status Awas (level 4). Dua gunung status Awas tersebut adalah Gunung Agung di Bali dan Gunung Sinabung di Sumatera Utara.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi berkekuatan 6,3 SR dengan epicentrum di Samudera Hindia. Gempa terjadi pada hari ini, Senin, pukul 06.15 WIB.
Longsor susulan terjadi di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu 9 April 2017. Longsor menyebabkan dua rumah roboh, lima sepeda motor dan dua unit mobil tertimpa longsor.
Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban tertimbun tanah longsor di Desa Banaran, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada hari ketiga pencarian, Selasa (04/04).
Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan untuk bencana longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, senilai Rp1,34 miliar.
28 orang tertimbun tanah akibat longsor yang terjadi di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu 1 April 2017, pukul 07.40 WIB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 2.342 bencana terjadi di seluruh wilayah Indonesia sepanjang tahun 2016. Jumlah catatan ini dinyatakan sebagai rekor tertinggi catatan bencana di Indonesia sejak tahun 2012.
Gempa bumi berkekuatan 6,2 skala Richter mengguncang Malang, Rabu, 16 November 2016, pukul 22.10.11 WIB. Guncangan gempa terasa hingga beberapa daerah di Jawa Timur hingga Bali.
BMKG memprediksikan bahwa memasuki puncak musim hujan pada beberapa pekan ke depan hingga periode awal 2017 akan meningkatkan kejadian bencana hidrometeorologi.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 1.985 kejadian bencana yang terjadi sepanjang 2016. Ini merupakan rekor jumlah kejadian bencana tertinggi yang pernah terjadi sejak 10 tahun terakhir.
Meningkatnya La Nina dengan intensitas lemah, Dipole Mode negatif dan hangatnya suhu muka air laut di perairan wilayah Indonesia berdampak pada meningkatnya bencana hidrometeorologi di Indonesia.















