BMKG Minta Masyarakat Pesisir Waspadai Gelombang Tinggi

Reading time: 1 menit
pesisir
Foto: pixabay.com

Jakarta (Greeners) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang tinggal ataupun bekerja di wilayah pesisir seperti pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, dan masyarakat yang akan berlibur untuk mewaspadai potensi gelombang laut dengan ketinggian antara 2-4 meter.

Deputi Meteorologi BMKG Yunus Swarinoto mengatakan, sejak Kamis (28/07) lalu, potensi curah hujan tinggi akan terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Kondisi tersebut akan mulai mencapai puncaknya pada Senin (01/08). Oleh karenanya, ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, genangan, jalan licin, dan pohon tumbang.

BACA JUGA: 288 Titik Api di Sumatera dan Kalimantan Terdeteksi Satelit

“Beberapa wilayah yang harus diwaspadai antara lain Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua,” tutur Yunus, Jakarta, Senin (01/08).

Sedangkan bagi wilayah perairan yang dimaksud antara lain perairan Samudra Hindia di barat Lampung hingga selatan Nusa Tenggara Timur (NTT), perairan selatan Jawa hingga Pulau Sumba, Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, perairan Kupang hingga Pulau Rote, Laut Timor, Laut Banda, perairan selatan Kepulauan Kai hingga Aru, perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar, dan Laut Arafuru.

BACA JUGA: BMKG: Indonesia Mulai Memasuki Penghujung Musim Hujan

Selain itu, BMKG Stasiun Klimatologi Dramaga, Bogor juga memprediksi cuaca ekstrem akan terjadi di wilayah Bogor dan sekitarnya dalam beberapa pekan ke depan. Hal tersebut dikarenakan masa peralihan cuaca dari musim penghujan ke musim kemarau.

“Minggu-minggu ini merupakan penghujung dari musim penghujan, sehingga kondisi cuaca diprediksi akan lebih ekstrem. Berdasarkan pantauan citra satelit milik BMKG, pada masa transisi atau pancaroba secara kasat mata masyarakat dapat merasakan terik pada siang hari dan secara mendadak terjadi hujan besar pada sore menjelang malam yang juga disertai angin kencang,” katanya.

Penulis: Danny Kosasih

Top