Berita
Badan Restorasi Gambut (BRG) telah menetapkan strategi transformasi dari tahap persiapan restorasi gambut menuju implementasi penuh.
Jenazah Bintara Ferdiansyah (20), mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang meninggal dunia setelah terkena sambaran petir di Gunung Arjuno akhirnya berhasil dievakuasi.
Kualitas air di kawasan teluk Jakarta dinilai masih relatif sama tanpa ada perubahan yang drastis. Hingga saat ini pencemaran berat di wilayah teluk Jakarta mayoritas masih bersumber dari limbah domestik rumah tangga.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan bahwa kunci keberhasilan penjagaan ekosistem tumbuhan dan satwa liar justru berada pada pengendalian komponen di luar ekosistem.
Balai Besar Taman Nasional Gunung Rinjani (BBTNGR) akan menerapkan sistem baru bagi pendaki pada tahun 2017. Sistem baru ini bernama sistem deposit sampah.
Seorang pendaki Gunung Arjuno, Jawa Timur, meninggal dunia setelah tersambar petir pada Selasa (13/12). Korban tercatat sebagai mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Walhi menilai kebijakan Gubernur Jateng yang mengeluarkan SK Izin Lingkungan baru untuk PT Semen Indonesia merupakan kejahatan lingkungan dan kemanusiaan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyebut wilayah di Tapal Kuda, Jawa Timur, berpotensi terkena gempa dan tsunami.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto resmi menutup pabrik pengolahan karet PT Bumi Nusa Makmur (BNM) karena bau busuk dari limbah pabrik sudah mengganggu warga belasan desa sekitar.
Meski sudah menempuh perjalanan ratusan kilometer dengan berjalan kaki, Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) yang tiba di Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Jumat (09/12) tidak ditemui oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Berdasarkan penelitian terbaru, keanekaragaman hayati bukan saja konsep ideal para konservasionis tetapi juga memiliki nilai yang tinggi.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengklaim telah memulihkan 4 juta hekatare hutan Indonesia pada tahun 2015 hingga menjelang akhir tahun 2016.
Pemerintah mengklaim telah terjadi penurunan jumlah luas hutan dan lahan yang mengalami degradasi selama tahun 2011 hingga 2016 seluas 3 juta hektar.










































