Berita
Puluhan Hiu Paus (Rhincodon typus) berkeliaran bebas di pesisir Pantai Wisata Bentar, Gending, Probolinggo, Jawa Timur. Satwa laut ini bahkan tidak terganggu dengan kehadiran manusia di dekat mereka.
Perairan Indonesia yang tinggi keragaman hayati lautnya ini ternyata merupakan habitat Hiu Berjalan. Lima dari sembilan spesies sudah berhasil ditemukan dan diidentifikasi berada di perairan Indonesia.
Sejak dua tahun Poros Maritim dicanangkan, Koalisi Rakyat untuk Perikanan (KIARA) menilai perhatian terhadap nelayan sebagai pilar utama Poros Maritim masih minim.
Organisasi Protection of Forest & Fauna (Profauna) mencatat, angka perdagangan satwa liar di Indonesia tahun 2016 meningkat hingga 35 persen dibandingkan tahun 2015.
Selama tahun 2016, ada 127 kasus sosial ekologis di Jawa Timur yang dicatat oleh Walhi. Penyebabnya adalah regulasi yang lebih condong berpihak kepada kepentingan investasi.
Mahasiswa dan warga Brondong, Lamongan, Jawa Timur, melakukan aksi protes menolak industrialisasi di kawasan pesisir pantai utara karena dinilai mengancam kawasan pertanian.
Hasil pemantauan menunjukkan kualitas udara tahun 2016 dibandingkan tahun 2015 relatif konstan meskipun pertumbuhan kendaraan bermotor terus meningkat.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berencana menerapkan konsep pengendalian masalah pertambangan rakyat tanpa izin di kawasan hutan, khususnya di dalam kawasan hutan konservasi.
Baru-baru ini, pada Kamis 5 Januari 2017 lalu, banjir besar melanda kawasan Purwosari. Banjir parah di dataran tinggi ini sebelumnya tidak pernah terjadi. Banjir ini mengagetkan sejumlah pihak.
Indonesia belum bisa menyampaikan capaian Aichi Biodiversity Target pada Pertemuan Para Pihak Konvensi Keanekaragaman Hayati (COP CBD) ke 13 karena masih lemah dalam data.
Kota merupakan pengemiter emisi karbon dan paling terkena dampak, penjahat sekaligus korban.
Pasca ratifikasi Perjanjian Paris (Paris Agreement) menjadi Undang-Undang disahkan, Indonesia sudah harus mulai menempatkan program adaptasi dan mitigasi khususnya di daerah sebagai program dengan perhatian yang sangat serius.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan, hingga saat ini, masih banyak yang harus dibenahi terkait kawasan taman nasional.










































