Bunga Ratchaphruek, Bunga Nasional Thailand nan Indah

Reading time: 2 menit
Warna kuning keemasan pada bunga ini memiliki lambang dan warna mantan Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej. Foto: Freepik

Bunga Ratchaphruek memiliki nama ilmiah Cassia fistula. Berbunga kuning cerah nan indah, bunga ini banyak tersebar di negara tropis seperti Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Di Jawa Tengah tanaman ini disebut trengguli wanggang, sedangkan orang Sunda mengenal pohon ini dengan sebutan bobondelan.

Tak hanya memiliki manfaat sebagai pengobatan, keluarga dari Fabaceae ini juga ditetapkan sebagai Bunga Nasional Thailand. Warna kuning keemasan pada bunga Ratchaphruek memiliki lambang dan warna mantan Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej.

Morfologi dan Ciri-Ciri 

Pohon

Tanaman ini memiliki pohon berukuran sedang dan tumbuh setinggi 10 hingga 20 meter. Pohonnya memiliki kayu yang kuat dan tahan lama, dan telah digunakan untuk membangun “Ehela Kanuwa”, sebuah situs di Puncak Adam, Sri Lanka.

Daun

Daunya gugur dengan panjang 15 hingga 60 sentimeter, dan menyirip hingga mencapai delapan pasang anak daun. Sementara masing-masing anak daun memiliki panjang 7 hingga 21 sentimeter dan lebar 4 hingga 9 sentimeter.

Bunga

Terjumbai sepanjang 20 hingga 40 sentimeter, setiap bunga Ratchaphruek berdiameter 4 hingga 7 sentimeter. Setiap bunga memiliki lima kelopak kuning dengan ukuran dan bentuk yang sama.

Buah

Buahnya adalah polong-polongan dengan panjang 30 hingga 60 sentimeter dan lebar 1,5 hingga 2,5 sentimeter. Memiliki beberapa biji, buah tanaman ini terkenal berbau menyengat.

Habitat dan Distribusi Penyebaran 

Spesies ini banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias di daerah tropis dan subtropis dan mekar di akhir musim semi atau awal musim panas. Bunganya melimpah dan indah.

Pertumbuhan terbaiknya ada di bawah paparan sinar matahari yang melimpah. Selain itu relatif toleran terhadap kekeringan. Tumbuhan ini dapat menolerir embun beku singkat, tetapi bisa rusak jika terus menerus terpapar udara dingin. Pasalnya, tanaman ini akan terkena jamur atau bercak daun, terutama selama paruh kedua musim tanam.

Manfaat Bunga Ratchaphruek

Dalam pengobatan Ayurveda, tanaman ini dikenal sebagai aragvadha, yang berarti “pembunuh penyakit”. Bubur buah sebagai pencahar, bahkan sebagai bahan obat pencahar. Di India, daunnya juga telah bermanfaat sebagai pelengkap makanan sapi, domba, dan kambing.

Bagian polong yang masak dan biji-bijinya bisa untuk obat urus-urus (laksativa). Begitu pula bunga, daun-daun dan kulit akarnya. Air rebusan akar tumbuhan ini untuk membersihkan luka dan bisul.

Keluarga dari Fabaceae ini juga berjuluk sebagai Bunga Nasional Thailand. Warna kuning keemasan memiliki lambang dan warna mantan Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej. Cassia fistula juga tampil pada desain gabungan Kanada-Thailand tahun 2003 untuk perangko 48 sen, bagian dari seri yang menampilkan lambang nasional.

Di Laos, bunga ini akrab dengan Tahun Baru Laos. Orang menggunakan bunga sebagai persembahan di kuil dan juga menggantungnya di rumah mereka untuk Tahun Baru. Mereka berkeyakinan bunga ini akan membawa kebahagiaan dan keberuntungan rumah tangga.

Taksonomi Bunga Ratchaphruek (Cassia fistula)

Penulis: Ramadani Wahyu

Editor : Ari Rikin

Top

You cannot copy content of this page