Owl Limpet, Siput Air yang Hermaprodit dari Amerika

Reading time: 2 menit
Owl limpet memiliki kaki berotot sebagai alat geraknya yang berwarna oranye terang. Foto: Inaturalist

Owl limpet atau limpet burung hantu dikenal juga dengan nama ilmiah Lottia gigantea, merupakan hewan siput air bercangkang atau kita sebut juga kerang. Hewan yang berasal dari famili Lottiidae ini disebut limpet burung hantu karena memiliki garis cokelat pada permukaan bagian dalam cangkangnya yang menyerupai siluet Burung Hantu Tanduk Besar.

Limpet jenis ini merupakan yang terbesar di Amerika Utara, dan seringkali terlihat seperti batu karang di pantai. Mereka mudah berbaur dengan lingkungan sekitarnya dan kerap kali tertutup teritip dan ganggang kecil, sehingga menjadi samar.

Morfologi dan Ciri-ciri Umum

Owl limpet dewasa berukuran panjang rata-rata 8 sampai 10 cm. Sama seperti umumnya prosobranch (siput air yang bernafas menggunakan insang), owl limpet memiliki mantel, cangkang, kaki, dan radula.

Mantel mengeluarkan cangkang kalsium karbonat untuk melindungi jaringan lunak dan viseral. Selain itu, cangkangnya yang kasar memiliki bintik-bintik berwarna abu-abu muda dan cokelat yang menyamarkannya ketika berada di antara bebatuan.

Di samping itu, owl limpet juga memiliki kaki berotot sebagai alat geraknya yang berwarna oranye terang. Memiliki radula (pita gigi) yang digunakan untuk mengikis ganggang dari batu dan substrat keras lainnya.

Siput air ini biasanya melakukan reproduksi selama air pasang di bulan Januari atau Februari. Mereka juga merupakan hewan hermaprodit berurutan protandri, yakni memulai hidupnya sebagai jantan dan ketika dewasa berubah menjadi betina.

Saat kondisi air pasang, siput air ini biasanya merumput di bebatuan untuk mencari Selada Laut (Ulva spp.) dan ganggang lainnya sebagai makanannya.

Habitat dan Distribusi Owl Limpet

Siput air ini biasanya hidup di atas batu karang yang gundul di zona intertidal berbatu. Daya rekatnya yang sangat kuat terhadap substrat, membuatnya tidak akan terlepas meski terbentur oleh gelombang tinggi yang kencang.

Sementara distribusinya meliputi pantai Pasifik Amerika Utara, dari Baja California, Meksiko, hingga Washington di Amerika Serikat. Kelimpahan tertingginya berada di lepas pantai San Diego, California.

Bersifat Hermaprodit Protandri

Hingga saat ini, populasi owl limpet di alam masih cukup banyak sehingga mereka belum masuk kategori satwa yang dilindungi. Melansir berbagai sumber, hasil survei menunjukkan tiap tahunnya populasi siput ini mengalami penambahan.

Namun, ukuran rata-rata tiap individu menurun. Hal ini tentu bisa menjadi ancaman. Penyebabnya jumlah individu yang lebih kecil dari rata-rata dalam suatu populasi kemungkinan besar berarti proporsi betina relatif lebih sedikit daripada jantan. Hal ini mengarah ke tingkat reproduksi yang lebih rendah dan pada akhirnya populasi yang lebih kecil.

Menurut para peneliti, hal ini terjadi kemungkinan karena pemanenan oleh manusia. Di area-area yang tidak dilindungi, banyak orang yang memanen owl limpet dan rata-rata dari mereka mengambil yang berukuran besar. Di mana owl limpet dewasa umumnya berjenis kelamin betina.

Taksonomi Owl Limpet

Penulis : Anisa Putri

Editor : Ari Rikin

Top