5 Kesalahan Saat Berlari

Reading time: 2 menit
Ilustrasi: Ist.

Olahraga lari kini kembali menjadi tren dari gaya hidup kaum urban saat ini. Banyaknya modifikasi dalam kegiatan lari menarik banyak orang untuk berolahraga lari, misalnya saja fun run, colour run, night run, hingga jomblo run (ditujukan bagi orang-orang yang berstatus single atau sedang tidak memiliki pasangan).

Naiknya partisipasi masyarakat membuat olahraga lari cukup sering dilakukan kala weekend. Meski terkesan mudah, namun tanpa disadari ada beberapa kesalahan yang kerap dilakukan orang saat berlari. Dilansir dari livescience.com, berikut ini adalah kesalahan saat berlari yang sering dilakukan:

1. Pola lari asimetris
Yang dimaksud dengan pola lari asimetris adalah terlalu menaruh beban pada salah satu sisi tubuh sehingga menimbulkan ketidakseimbangan dalam berlari. Jika seorang pelari melakukan ketidakseimbangan ini maka pada akhirnya akan menyebabkan rasa sakit pada tubuh.

2. Lutut dan pinggul tidak sejajar
Permasalahan yang lain adalah orang-orang yang menggunakan lutut yang terlalu masuk ke dalam saat berlari dikarenakan oleh lemahnya otot gluteus (tiga dari otot besar pada dubur). Saat berlari, sebaiknya lutut dibiarkan sejajar dengan pinggul. Untuk menanggulangi permasalahan ini, sebaiknya lakukan latihan penyeimbangan terhadap otot gluteus maximum dan gluteus medius pada otot belakang.

Top