Waspada! Inilah 5 Tanda Tubuh Kekurangan Zat Besi

Reading time: 3 menit
Cepat lelah merupakan salah satu gejala tubuh kekurangan zat besi. Foto: Freepik

Zat besi merupakan salah satu mineral penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bagi tubuh, terutama pada anak kecil dan wanita hamil. Sebagai elemen yang esensial, zat besi juga berfungsi untuk mentransfer oksigen, mensintesis DNA dan metabolisme otot. Pada dasarnya, mineral ini membantu menjaga banyak fungsi vital dalam tubuh. Seperti misalnya energi, tingkat konsentrasi, proses pencernaan, sistem kekebalan dan suhu tubuh.

Melansir dari Healthline, tubuh memiliki takaran asupan per harinya. Pada balita tubuh membutuhkan 7 sampai 10 miligram zat besi per hari. Saat dewasa, kebutuhan zat besi pada tubuh meningkat menjadi 18 miligram, sementara wanita hamil membutuhkan 27 miligram per hari.

Untuk memenuhi asupan zat besi harian tersebut, Sobat Greeners bisa mendapatkannya melalui suplemen ataupun makanan kaya zat besi. Namun, jika tubuh kekurangan zat besi apakah akan berbahaya bagi kesehatan?

Dalam jangka pendek, kekurangan zat besi tidak menyebabkan gejala yang jelas, karena tubuh menggunakan zat besi yang tersimpan di otot, hati, limpa dan sumsung tulang. Tapi, jika tubuh tidak juga menerima asupan zat besi, kadar besi dalam tubuh menjadi rendah. Jaringan dan otot juga tidak mendapatkan cukup oksigen untuk bekerja secara efektif dan menyebabkan kondisi yang umum kita sebut dengan anemia.

Dampak negatif tersebut tentu bisa kita cegah, hal yang perlu Sobat Greeners ketahui ialah tanda-tanda dan gejala apabila tubuh kekurangan zat besi, sebagai berikut.

1. Merasa Cepat Lelah

Kelelahan merupakan gejala yang paling umum apabila tubuh tidak memiliki asupan zat besi yang cukup. Karena kekurangan zat besi, tubuh tidak bisa memproduksi hemoglobin yang cukup sehingga sel darah merah kekurangan hemoglobin. Akibatnya, pasokan oksigen dalam darah berkurang dan tubuh tidak mendapatkan oksigen secara normal. Hal ini yang menyebabkan lemas, mudah lelah, bahkan sesak nafas.

Namun, bagaimana cara membedakan kelelahan karena aktivitas dan kelelahan karena kekurangan zat besi? Biasanya, Lelah karena kekurangan zat besi diikuti dengan gejala lain, seperti sulit berkonsentrasi, cemas dan mudah marah.

2. Ritme Jantung Meningkat

Ketika zat besi kurang, kadar hemoglobin menjadi rendah dan membuat jantung harus bekerja ekstra untuk membawa oksigen. Hal ini dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur atau berdetak sangat cepat. Selain itu kondisi ini juga dapat memperburuk kondisi jantung, seperti gagal jantung dan penyakit jantung koroner.

3. Menyebabkan Kulit Kering dan Kerontokan Rambut

Kulit dan rambut kering atau rusak merupakan tanda-tanda kekurangan zat besi. Menurut beberapa penelitian, kondisi tersebut dapat juga dikaitkan dengan kerontokan rambut, terutama pada wanita dalam usia reproduksi. Ketika kekurangan zat besi, kulit dan rambut akan menerima lebih sedikit oksigen sehingga menyebabkan kekeringan dan kerusakan. Apabila Sobat Greeners mengalami rambut rontok sekitar lebih dari 100 helai per hari, kemungkinan besar tubuh kamu sedang kekurangan zat besi.

4. Pembengkakan dan nyeri pada lidah atau mulut

Seberapa sering Sobat Greeners mengalami sariawan? Timbulnya sariawan menandakan menurunnya sistem daya tahan tubuh dan membutuhkan asupan vitamin, salah satunya zat besi. Penderita anemia lebih sering mengalami sariawan, karena kurangnya zat besi yang membuat sariawan mudah tumbuh dalam mulut.

Beberapa dampaknya juga bereaksi pada lidah, berkurangnya suplai oksigen pada tubuh akan membuat otot-otot termasuk lidah menjadi bengkak dan nyeri. Beberapa gejala lain di sekitar mulut akibat kekurangan zat besi antara lain mulut kering, rasa terbakar di mulut dan pecah-pecah di sekitar sudut mulut.

5. Kuku yang rapuh

Gejala ini merupakan tanda kekurangan zat besi namun jarang terjadi pada beberapa orang, kondisi ini disebut koilonychia. Biasanya tanda pertama adalah kuku yang rapuh dan mudah terkelupas atau retak.

Pada tahap selanjutnya, kuku akan berbentuk seperti sendok, dimana bagian tengah kuku akan turun dan ujungnya terangkat. Kondisi ini merupakan efek samping yang jarang terjadi dan hanya terjadi pada sekitar 5 % orang dengan kekurangan zat besi dengan kasus yang parah.

Tanda-tanda lain dari kekurangan zat besi yakni keinginan aneh untuk makan sesuatu atau ngidam, depresi, infeksi secara terus-menerus, tangan dan kaki yang lebih dingin dari biasanya, serta nafsu makan yang menurun.

Penulis: Zahra Shafira

Editor : Ari Rikin

Sumber:

Healthline 

Top

You cannot copy content of this page