Kursi Unik Ala Peggy Gou dari Sampah Plastik

Reading time: 2 menit
Foto: Space Available (Instagram)

Indonesia menghasilkan sekitar 6,8 juta ton sampah plastik laut setiap tahunnya, dan ini bukanlah berita baru. Merasa prihatin akan kondisi tersebut, seorang DJ kenamaan asal Korea Selatan, Peggy Gou, turun tangan untuk aktif berpartisipasi dalam upaya pengurangan produksi sampah pastik laut. Pada awal Juni 2021, Peggy menciptakan kursi unik bernama The Peggy Chair yang sepenuhnya terbuat dari sampah plastik.

“Ingat, kita semua adalah bagian dari masalah ini. Namun, kita semua juga bisa menjadi bagian dari solusi,” tulis Peggy Gou dalam salah satu unggahannya di Instagram.

Untuk menciptakan The Peggy Chair , Peggy Gou bekerja sama dengan studio desain berkelanjutan asal Bali, Space Available. Space Available sendiri sudah berkali-kali menciptakan produk inovatif dengan memanfaatkan sampah plastik dan limbah-limbah lainnya. Adapun misi dari studio desain yang satu ini yaitu menciptakan ruang baru yang berkelanjutan untuk masa depan.

“Saya telah mengagumi Space Available sejak lama, karena mereka selalu bekerja keras untuk membuat planet kita menjadi lebih baik. Menyenangkan rasanya dapat menciptakan sesuatu yang indah dan bermakna dengan mereka,” tambah Peggy.

Dapat Didaur Ulang Sepenuhnya

Peggy Gou dan Space Available telah menciptakan The Peggy Chair yang terbuat sepenuhnya terbuat dari 20 kilogram sampah plastik berjenis high-density polyethylene (HDPE). Mereka memanfaatkan sampah plastik yang berasal dari lautan dan tempat pembuangan sampah di Indonesia.

“Kursi ini hanya menggunakan satu bahan dan tidak menggunakan bahan tambahan apapun seperti lem, paku, atau sekrup. Jika kami menggunakan terlalu banyak bahan, kursi kami akan sangat sulit untuk didaur ulang kembali,” ujar pendiri dari Space Available, Daniel Mitchell, seperti dilansir dari situs Dezeen.

Untuk menciptakan The Peggy Chair, Peggy Gou dan Space Available bekerja sama dengan para pengrajin lokal Bali. Dari tangan dingin para pengrajin tersebut, terciptalah kursi The Peggy Chair yang unik dan berdesain tidak biasa. Kursi tersebut memiliki kompartemen khusus yang dapat kita gunakan untuk menyimpan koleksi piringan hitam. Tak hanya itu, kursi unik yang satu ini juga memiliki desain spiral yang futuristik dan “menghipnotis”.

“Para pengrajin lokal membuat kursi The Peggy Chair secara manual dengan menggunakan tangan,” tutur Daniel.

Sebagai informasi, Peggy Gou dan Space Available akan merilis The Peggy Chair secara resmi pada tanggal 28 Juni mendatang. Selain itu, sebanyak 20 persen dari hasil penjualan The Peggy Chair nantinya akan mereka sumbangkan kepada organisasi Sumatran Orangutan Society.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Akun Instagram Peggy Gou

Dezeen

Top
You cannot copy content of this page