Menara Berlapis Potongan Ban Bekas

Reading time: 2 menit
Foto: www.brickbaysculpture.co.nz

Nun jauh di dataran New Zealand, dua orang mahasiswa pascasarjana dari Universitas Victoria menciptakan karya seni berbahan material ban bekas. Mereka menamakan karyanya ini “Belly of The Beast”. Karya seni tersebut berbentuk menara yang berfungsi sebagai tenda seperti pemukiman suku Indian.

Belly of The Beast” diciptakan oleh Declan Burn dan Matt Ritani. Keduanya menyatakan bahwa mereka terinspirasi dari banyak sumber ketika menciptakan karya ini. Inspirasi terbesarnya berasal dari bentuk jubah ala suku Maori dan binatang berbulu.

Bagian dalam menara "Belly of The Beast". Foto: www.brickbaysculpture.co.nz

Bagian dalam menara “Belly of The Beast”. Foto: www.brickbaysculpture.co.nz

Komponen “Belly of The Beast” dibuat terpisah di beberapa tempat dan komponen tersebut dirangkai pada lokasi dimana karya tersebut ditempatkan, yakni di Brick Bay Sculpture Trail di dekat Matakana. Burn dan Ritani memanfaatkan logam dan kayu bekas sebagai konstruksi bagian dalam menaranya. Pada bagian luarnya dipasang bahan karet yang mereka peroleh dari ban yang sudah tak terpakai.

Ruangan dalam “Belly of the Beast” dicat merah cerah, sangat kontras dengan bagian luarnya yang berwarna hitam. Ruangan berisi area tempat duduk, yang meliputi kursi yang juga terbuat dari ban. Di dalamnya kita dapat melakukan kegiatan barbeque. Asap pembakaran akan keluar melalui celah di puncak menara yang terbuka. Terdapat pula tangga di dalam ruangan yang memungkinkan pengunjung untuk meraih jendela pengintai dan menikmati pemandangan yang fantastis dari pedesaan sekitarnya.

Desain menara "Belly of The Beast" rancangan Declan Burn dan Matt Ritani. Foto: www.brickbaysculpture.co.nz

Desain menara “Belly of The Beast” rancangan Declan Burn dan Matt Ritani. Foto: www.brickbaysculpture.co.nz

Satu tahun mendatang, pada waktu “Belly of the Beast” dibongkar, ban yang menjadi eksterior menara akan diparut dan disumbangkan ke klub berkuda lokal untuk digunakan sebagai lantai di arena dressage (kuda tunggang serasi).

Melalui “Belly of The Beast” ini, mereka berdua bermaksud memperlihatkan daya keberlanjutan suatu produk, bahwa produk daur ulang tidak hanya dapat meningkatkan nilai tapi juga memberi kontribusi untuk masyarakat.

Penulis: NW/G15
Sumber: www.inhabitat.com

Top
You cannot copy content of this page