Ide & Inovasi
Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, Denmark mengukuhkan diri sebagai negara dengan pembangkit listrik tenaga angin terbanyak di dunia.
Dr. Abbas Mohajerani, seorang insinyur dari RMIT – Universitas Melbourne, membuat sebuah rancangan untuk menggunakan kembali sampah puntung rokok menjadi batu bata untuk bangunan.
Seorang profesor dari MIT bernama David Wilson, menciptakan sebuah alat pembakaran bertenaga surya yang bisa digunakan di malam hari. Alat ini tidak lama lagi akan beredar di pasaran.
Lima mahasiswa Fakultas Teknik Pertanian Universitas Brawijaya mengembangkan penelitian berupa E-Paddy, sebuah mekanisme yang menggabungkan prinsip fisika dan biologi. Inovasi ini dinilai dapat menjadi solusi atas krisis listrik di Indonesia.
Sekolah memasak River Cottage Cookery School dirancang untuk mempromosikan cara memasak dengan bahan organik dan perkebunan yang berkelanjutan.
Saat bencana alam datang dan mereda, salah satu kesulitan utama adalah menemukan perumahan yang layak untuk para korbannya. Architects For Society (AFS) merancang solusi untuk situasi tersebut. Hasilnya adalah Hex House.
Sebuah perusahaan penyedia tempat co-working asal New York, Amerika bernama Bar Works menjadikan kotak telepon umum di London, Edinburgh dan Leeds di Inggris menjadi sebuah kantor kecil untuk para wirausahawan.
Perkiraan saat ini, Jepang memiliki 40.000 buah stasiun pengisian bahan bakar elektrik (SPBE) di seluruh negaranya, lebih banyak dibandingkan stasiun pengisian bahan bakar minyak yang hanya sekitar 5.000 buah.
Bottle Seedling House terbuat dari rangka bambu dan atap botol plastik. Rumah ini merupakan tempat perlindungan serbaguna untuk masyarakat di pinggiran kota yang terkena HIV/AIDS.
Bioo Lite merupakan sebuah pot tanaman pertama di dunia yang bisa mengisi ulang daya untuk gawai semacam ponsel pintar atau tablet.
Prihatin dengan timbunan sampah di sepanjang pantai dan sungai di Kenya, sebuah tim yang peduli terhadap laut, Ocean Sole, memberi solusi terhadap masalah tersebut dengan cara yang unik.
Sebuah perusahaan bernama Poopy Cat membuat tempat bermain untuk hewan peliharaan berbahan kardus bekas. Keunikannya terletak tidak hanya pada penggunaan kardus bekasnya saja, tapi juga rancangan bentuk kardusnya.
Tim peneliti Universitas Kalifornia Irvine membuat sebuah baterai dengan kabel nano yang bisa tetap bertahan dalam performa terbaiknya, bahkan setelah ratusan ribu kali pengisian ulang.










































