40.000 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elektrik Tersebar di Jepang

Reading time: 2 menit
Foto: Nissan/inhabitat.com

Jepang saat ini merupakan tempat yang paling ramah bagi pemilik kendaraan berbasis elektrik (mobil listrik). Sekarang stasiun pengisian bahan bakar elektrik di Jepang secara resmi berjumlah lebih banyak dibandingkan stasiun pengisian bahan bakar minyak. Perkiraan saat ini, negara kepulauan tersebut memiliki 40.000 buah stasiun pengisian bahan bakar elektrik (SPBE) di seluruh negaranya, jauh lebih banyak dibandingkan yang berbahan dasar minyak yang hanya sekitar 5.000 buah.

Nissan, pembuat mobil listrik Leaf yang bisa menjangkau 170km dalam sekali pengisian, telah melakukan survei dan mengumpulkan lokasi-lokasi SPBE di Jepang. Stasiun pengisian bahan bakar listrik ini muncul bukan tanpa sengaja.

Di tahun 2013, pemerintah Jepang memutuskan untuk sebuah kerjasama dengan industri otomotif untuk menyiapkan dana sebanyak $1.025 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur pengisian bahan bakar listrik. Pada saat itu Jepang baru memiliki 4.700 buah SPBE. Sejak saat itu, jumlah SPBE mengalami peningkatan sebanyak 800 persen hanya dalam waktu 3 tahun.

Jepang kini memiliki 40.000 buah stasiun pengisian bahan bakar elektrik (SPBE) di seluruh negaranya. Foto: Nissan/inhabitat.com

Jepang kini memiliki 40.000 buah stasiun pengisian bahan bakar elektrik (SPBE) di seluruh negaranya. Foto: Nissan/inhabitat.com

Rasio perbandingan elektrik dan minyak ini jauh angkanya dibandingkan dengan Amerika Serikat. Negara tersebut hanya memiliki 9.000 SPBE dan 114.500 SPB-Minyak.

Perhitungan Nissan terhadap stasiun pengisian bahan bakar elektrik ini termasuk tempat pengisian di garasi pribadi dan hanya digunakan oleh pemiliknya. Tentu saja cara penghitungan itu mengundang kritik karena tempat pengisian listrik di tempat umum pun hanya bisa melayani satu kendaraan sementara untuk bahan bakar minyak, satu stasiun pengisian bisa melayani banyak kendaraan sekaligus.

Walaupun ada perbedaan teknis dalam perbandingannya, ledakan peningkatan mobil listrik di Jepang sedang terjadi. Investasi yang begitu masif pada infrastruktur mobil listrik di Jepang, termasuk subsidi untuk pembelian mobil listrik, bertujuan untuk lebih memperluas pasar mobil listrik ini. Sejauh ini usaha pemerintah Jepang membangun sarana transportasi ramah lingkungan mulai menunjukkan hasil yang positif.

Penulis: NW/G15

Top
You cannot copy content of this page