Sekolah Memasak dengan Konsep Berkelanjutan

Reading time: 2 menit
River Cottage Cookery School. Foto: satellitearchitects.com

Tidak usah menjadi pecinta makanan untuk jatuh cinta pada bangunan ini. Bangunan milik River Cottage Headquarters dari Inggris ini dirancang untuk mempromosikan cara memasak dengan bahan organik dan perkebunan yang berkelanjutan. Mengadopsi tema perkebunan modern yang dirancang dengan indah oleh Satellite Architects, ruang-ruang tidak terpakai pada bangunan yang ada di perkebunan diubah dan direnovasi dengan cara yang ramah lingkungan.

Bangunan ini terletak di Devon, barat daya Inggris, dan mengombinasikan arsitektur vernakular setempat dengan bahan bangunan berkualitas tinggi dengan teknologi berkelanjutan. Terdiri dari lima bangunan, termasuk diantaranya rumah perkebunan yang berasal dari abad ke-17 dan gudang yang dibangun di abad ke-18. Namun yang paling menarik adalah bangunan baru yang didirikan untuk sekolah memasak River Cottage Cookery School.

River Cottage Cookery School dirancang dengan konsep berkelanjutan. Foto: satellitearchitects.com

River Cottage Cookery School dirancang dengan konsep berkelanjutan. Foto: satellitearchitects.com

Dengan fasad yang dilapisi bahan metal bergelombang, bangunan satu lantai ini hanya menggunakan kaca untuk dinding yang menghadap ke arah Lembah Axe. Desainnya yang kontemporer berpadu dengan bahan lokal dan dibangun dengan metoda membangun yang sangat efisien penggunaan energinya. Sementara bangunan yang lain fungsinya diubah menjadi penginapan dan ruang pertemuan.

River Cottage Cookery School menawarkan kelas demonstrasi memasak dan mempromosikan perkebunan yang berkelanjutan oleh Chef Hugh Fearnley-Whittingstall. Interior bangunannya didominasi oleh kayu pinus, sementara kolom dan balok dari kayu pohon sejenis cemara menghadirkan suasana yang hangat. Lampu gantung menerangi meja kerja yang dilapisi baja tahan karat.

River Cottage Cookery School. Foto: satellitearchitects.com

River Cottage Cookery School. Foto: satellitearchitects.com

Semua kebutuhan listrik diperoleh dari turbin angin dan panel surya. Pemanas dengan tenaga biomassa dari potongan kayu lokal menghangatkan seluruh fasilitas disini sementara air hujan ditampung dan digunakan untuk irigasi dan air penyiram toilet.

Penulis: NW/G15

Top
You cannot copy content of this page