Wireless Charger dari Sampah Plastik: Isi Baterai Ponsel Anda Lebih Cepat dari Biasanya!

Reading time: 2 menit
Foto : www.gomi.design/wirelesscharger

Apakah Anda mengingat Gomi? Pada 2018, perusahaan yang berbasis di Inggris ini merilis bluetooth speaker portabel pertama di dunia; yang terbuat dari kantong plastik sekali pakai dan bubble wrap. Pembuatan pelantang suara tersebut bekerja sama dengan perusahaan global dan pabrik daur ulang. Kini, mereka merilis wireless charger dari sampah plastik yang ada pada baterai bekas dari barang elektronik lama (seperti skuter listrik dan sepeda yang rusak).

Pengisi daya nirkabel Gomi yang berkelanjutan ini selangkah lebih maju dengan kemampuan pengisian cepat 15W yang dua kali lebih cepat dari charger ponsel biasa. Pengisi dayanya menggabungkan pelat aluminium dengan ukiran laser dan terbuat dari 100% limbah plastik daur ulang yang menyelamatkannya dari tempat pembuangan sampah dan pembakaran.

Kompatibel dengan semua perangkat yang mendukung pengisian daya nirkabel, pengisi daya ini bahkan bekerja dengan teknologi pengisian daya Magsafe model Apple iPhone 12 terbaru. Cukup colokkan pengisi daya ke colokan USB bertipe C, dan pengisi daya akan terpasang secara magnetis ke bagian belakang ponsel. Jika ponsel Anda tidak memiliki kemampuan pengisian daya magnet tetapi masih memiliki kemampuan pengisian nirkabel, Anda bisa menggunakan wireless charger dari sampah plastik daur ulang ini. Dengan harga £ 35 alias lima ratus ribuan rupiah, pengisi daya nirkabel ini sangat sesuai dengan kebolehan yang ditawarkannya.

Baca juga: Casing Handphone dari Sampah Plastik

Wireless Charger dari Sampah Plastik Daur Ulang dengan Garansi Seumur Hidup

Seperti semua produk Gomi, wireless charger dari sampah plastik daur ulang ini lengkap dengan garansi seumur hidup. Pengisi daya tercipta dengan buatan tangan. Otomatis garansi ini membantu menjauhkan produk Gomi dari tempat pembuangan sampah. Gomi menjanjikan perbaikan seumur hidup. Ia juga menawarkan kredit pembelian kembali untuk perangkat di akhir masa pakainya. Ini akan terus memutar sehingga perusahaan dapat mendaur ulang komponen menjadi produk generasi yang lebih baru. Menurut Gomi, pengisi daya ini dirilis dalam jumlah terbatas dan hanya tersedia secara daring melalui situs webnya.

Penulis: Agnes Rumondang

Sumber:

InHabitat

Top
You cannot copy content of this page