perdagangan satwa liar
Dalam revisi UU Nomor 5 Tahun 1990 dibahas tentang perlindungan terhadap satwa liar dilindungi dari luar Indonesia yang masuk dalam kategori CITES. Artinya, hewan-hewan yang dilindungi di dunia juga akan mendapat perlindungan di Indonesia.
World Wildlife Fund (WWF) Indonesia dan Kepolisian Daerah (Polda) Aceh bekerjasama dengan menandatangani nota kesepahaman untuk optimalisasi penegakan hukum terhadap kejahatan satwa dilindungi.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan dan Kehutanan (PHLK) berhasil menyita 30 jenis satwa liar dilindungi yang ditaksir bernilai Rp 1 miliar.
Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri memusnahkan sejumlah barang bukti tindak pidana perdagangan ilegal satwa liar pada Selasa (01/12) lalu.
Jakarta (Greeners) – Mencuat dengan album trilogi bertemakan lingkungan pada 90-an, membuat Agustinus Gusti Nugroho (44), atau Nugie, tidak lagi asing dengan isu lingkungan. Penyanyi yang aktif menyuarakan isu lingkungan […]
Malang (Greeners) – Lembaga Protection of Forest & Fauna (Profauna) akan lapor Komisi Yudisial terkait rendahnya vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya terhadap pelaku perdagangan satwa Basuki Ongko Raharjo. Majelis […]
Jakarta (Greeners) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengaku telah menerima 72 ekor burung kakatua jambul kuning yang diserahkan oleh masyarakat ke Posko “Jacob Jambul Kuning” di Lobby Blok […]
Malang (Greeners) – Lembaga Protection of Forest & Fauna (Profauna) menyatakan bahwa Pelabuhan Tanjung Perak merupakan salah satu jalur penting rantai perdagangan satwa liar asal Papua dan Maluku Utara. Menurut […]
Malang (Greeners) – Center for Orangutan Protection (COP) dan Animals Indonesia menggelar aksi seruan kepada masyarakat luas agar tidak membeli satwa liar yang dijual melalui media sosial seperti facebook dan […]
Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) atau Javan Slow Loris atau si Malu-malu Jawa adalah salah satu primata di Jawa yang keberadaannya terancam punah akibat habitat yang hilang serta perdagangan satwa liar. […]
















