Nugie: Warga Kota Juga Butuh Alam

Reading time: 1 menit
Nugie. Foto: greeners.co/Teuku Wildan

Jakarta (Greeners) – Mencuat dengan album trilogi bertemakan lingkungan pada 90-an, membuat Agustinus Gusti Nugroho (44), atau Nugie, tidak lagi asing dengan isu lingkungan. Penyanyi yang aktif menyuarakan isu lingkungan dan perlindungan satwa bersama organisasi lingkungan ini mengaku miris dengan perdagangan satwa liar yang masih marak terjadi, khususnya di Indonesia.

Nugie berpendapat bahwa di era digital seperti sekarang ini seharusnya membuat masyarakat semakin mengerti akan dampak buruk yang terjadi akibat perdagangan satwa liar.

“Enggak pernah terpikirkan sama gue ini masih terjadi di Indonesia. Jelas itu kayak enggak masuk akal aja menurut gue kalau masih ada yang memburu,” ungkap pelantun “Burung Gereja” ini kepada Greeners.

Maraknya perdagangan satwa liar, lanjutnya, akan membuat jenis-jenis hewan tertentu semakin langka dan punah. Keadaan tersebut pada akhirnya hanya akan merusak alam dan membuat keadaan lingkungan alam Indonesia semakin terpuruk.

“Walaupun itu gajah, walaupun itu badak, kalau mereka semua hilang berarti ada tanda-tanda degradasi kualitas hidup kita yang ada di Indonesia,” jelas pria yang mendukung kampanye #BeliYangBaik ini.

Kerusakan alam, sebut Nugie, akan terjadi jika terdapat satu jenis makhluk hidup yang punah. Pasalnya, dengan hilangnya satu jenis makhluk hidup dalam suatu lingkungan akan memengaruhi makhluk hidup yang lain.

Padahal, lanjutnya, kehidupan manusia khususnya masyarakat perkotaan pun masih sangat membutuhkan alam. Beberapa hal yang dikonsumsi manusia seperti air, listrik dan bahan-bahan makanan, semuanya berasal dari alam. “Menurut gue, semua yang ada di Jakarta, semua yang untuk pembangunan itu enggak akan dapat kalau alam lu rusak!” tegasnya.

Nugie yang telah mengunjungi beberapa taman nasional di Indonesia ini kembali mengingatkan bahwa keberadaan flora dan fauna sangat penting bagi kehidupan manusia. Ia berharap agar perdagangan satwa liar dapat dihentikan guna menjaga kelestarian alam serta menghindari kepunahan hewan maupun tumbuhan yang hidup di alam.

“Menurunnya kualitas kita sekarang ini sangat bersentuhan langsung dengan menurunnya kualitas konservasi lingkungan,” pungkasnya.

Penulis: TW/G37

Top