sistem pengelolaan sampah
Tahun 2019 ini penghargaan Adipura tidak akan diberikan kepada kabupaten/kota yang masih memiliki TPA dengan pembuangan terbuka (open dumping) serta Jakstrada yang belum ditandatangani oleh Kepala Daerah.
Meski pemerintah sudah mencanangkan sistem ekonomi melingkar (circular economy), namun sampai saat ini pengelolaan sampah masih menggunakan sistem linear.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mencari cara untuk menyelesaikan masalah sampah di Ibukota. Salah satunya dengan menerapkan program “Satu RW Satu Bank Sampah”.
Untuk memudahkan pembuangan sampah anorganik, Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta akan menjalankan program jemput sampah golongan anorganik langsung dari rumah warga pada awal September 2016.
Dinas Kebersihan DKI Jakarta akan menerapkan sistem baru pengambilan sampah. Sistem baru ini akan seperti sistem pengambilan sampah di Jepang.
Guna mengoptimalkan peran Bank Sampah di DKI Jakarta, Dinas Kebersihan DKI Jakarta melakukan inovasi dengan meluncurkan sistem informasi bank sampah atau program Sibas.
Jakarta (Greeners) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan mulai merealisasikan penerapan fasilitas Intermediate Treatment Facility (ITF) sebagai bagian dari masterplan persampahan DKI Jakarta yang sebelumnya telah digagas sejak tahun […]
Jakarta (Greeners) – Tim peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berhasil mengembangkan teknologi insenerator generasi terbaru yang dilengkapi dengan unit plasma. Insenerator ini diklaim lebih ramah lingkungan dan mampu […]
Jakarta (Greeners) – Penggiat properti hijau dan Pakar Tata Kota, Nirwono Joga, meminta kepada para kontraktor, baik itu milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta, untuk selalu menerapkan konsep […]











