INVIROTECH Expo 2026 Jadi Ajang Kolaborasi untuk Aksi Iklim

Reading time: 2 menit
INVIROTECH Expo 2026 jadi ajang kolaborasi untuk aksi iklim. Foto: Dini J. Wardani
INVIROTECH Expo 2026 jadi ajang kolaborasi untuk aksi iklim. Foto: Dini J. Wardani

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat akan membuka langsung acara ini. Pada kesempatan tersebut juga akan ada penyerahan penghargaan Kalpataru kepada para pejuang lingkungan yang berdedikasi dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Rasio Ridho Sani, mengatakan bahwa INVIROTECH 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan. Mulai dari workshop, dialog, talkshow, coaching clinic, hingga pameran teknologi lingkungan.

“Teman-teman dapat melihat berbagai kemajuan teknologi yang dapat diterapkan sebagai solusi dalam penanganan berbagai persoalan lingkungan hidup,” ujar Rasio dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/6).

Rasio mengatakan, isu utama tahun ini adalah perubahan iklim dengan tema “Now for Climate” atau aksi nyata untuk iklim dan keadilan iklim.

Ia menegaskan bahwa upaya penyelamatan bumi dan perlindungan lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama. Hal itu memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Pesan yang ingin kami sampaikan adalah bahwa upaya penyelamatan bumi dan perlindungan lingkungan hidup merupakan gerakan bersama. Semua pihak harus terlibat dalam menjaga dan menyelamatkan lingkungan hidup,” katanya.

INVIROTECH Expo 2026 Gandeng Generasi Muda

Selain menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, INVIROTECH Expo 2026 juga menggandeng generasi muda, terutama Generasi Z dan Generasi Alpha. Menurut Rasio, kedua kelompok tersebut berperan penting dalam upaya perlindungan lingkungan, baik saat ini maupun di masa depan.

Ia menilai generasi muda merupakan kelompok yang akan merasakan langsung dampak dari berbagai kebijakan lingkungan saat ini. Oleh karena itu, penyelenggara membuka ruang dialog khusus bagi Gen Z dan Gen Alpha untuk berdiskusi langsung dengan para pemangku kebijakan, termasuk menteri lingkungan hidup.

“Fokus kami tahun ini adalah keadilan iklim. Karena itu, kami ingin memberikan ruang yang lebih besar kepada anak-anak muda, khususnya Gen Z dan Gen Alpha” tambah Rasio.

Rasio menekankan bahwa generasi muda adalah kelompok yang sangat penting dan akan menjadi bagian utama dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup ke depan.

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

Top