Optimalkan Bank Sampah, Pemprov DKI Luncurkan Program Sibas

Reading time: < 1 menit
Ilustrasi: freeimages.com

Jakarta (Greeners) – Guna mengoptimalkan peran Bank Sampah di DKI Jakarta, Dinas Kebersihan DKI Jakarta melakukan inovasi dengan meluncurkan sistem informasi bank sampah atau program Sibas. Sistem ini diharapkan dapat menarik masyarakat untuk lebih memanfaatkan sampah di lingkungannya sehingga bernilai ekonomi.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji saat dihubungi oleh Greeners menyatakan, Sibas ini nantinya akan mempermudah nasabah (masyarakat) sekaligus mengoptimalkan peran bank sampah di Jakarta. Sistem ini juga akan mengganti penggunaan buku tabungan sebagai alat pencatatan dengan kartu pintar.

“Para nasabah bank sampah itu nantinya akan diberi kartu pintar untuk mengoptimalkan peran bank sampah di DKI Jakarta. Nanti setiap nasabah bank sampah akan memiliki smart card (kartu pintar),” terangnya, Jakarta, Senin (30/11).

Kartu pintar ini, lanjut Isnawa, nantinya akan terkoneksi dengan Bank DKI dengan teknis kerja menggunakan kartu pintar yang mana di dalamnya tertera jumlah besaran rupiah yang diperoleh dari hasil penimbangan sampah.

Menurut Isnawa, kartu ini akan memiliki berbagai manfaat, diantaranya saldo dalam kartu ini dapat digunakan untuk membeli peralatan sekolah apabila pengguna kartu pintar adalah anak sekolah.

“Sibas ini dapat diterapkan di setiap RT atau RW, sekolah, sampai dengan perkantoran di Jakarta. Artinya, warga Jakarta bisa menambah pemasukan walaupun cuma sedikit dan jumlah sampah di lingkungan pasti akan berkurang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, program Sibas yang diluncurkan pada hari Jumat (27/11) lalu, diharapkan dapat mengurangi ketergantungan warga membuang sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA), seperti Bantargebang. Dengan demikian, volume sampah bisa dikurangi sebelum dikirim ke tempat pembuangan sampah.

Pemprov DKI Jakarta sendiri memiliki 234 Bank Sampah yang tersebar di sejumlah titik. Dari jumlah itu, baru 10 yang sudah terhubung dengan Sibas. Rencananya, akhir tahun ini, Pemprov DKI akan menambah 200 Bank Sampah.

Penulis: Danny Kosasih

Top
You cannot copy content of this page