Menteri Susi: Inovasi dan Teknologi Harus Lebih Applicable dan Accessable

Reading time: < 1 menit
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastusi. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Jakarta (Greeners) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan beberapa produk inovasi dalam rangka perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) yang diperingati setiap tanggal 10 Agustus 2015 berdasarkan Keppres Nomor 71 tahun 1995.

Dalam keterangan tertulisnya , Menteri KKP Susi Pudjiastusi menuturkan bahwa tujuan inovasi adalah memperbaiki kualitas bisnis maupun ekonomi. Oleh karena itu, Susi berpesan agar inovasi tersebut bisa diterapkan dan diakses oleh masyarakat banyak. Menurutnya, sebaik apapun inovasi dan teknologi yang dihasilkan tidak akan menjadi manfaat bila tidak applicable dan accessable.

“Indonesia memiliki banyak ilmuan yang mumpuni yang tidak kalah dibandingkan negara-negara lain. Hanya saja (mereka) masih kurang diperhatikan dan terkadang hasilnya kurang efisien jika diaplikasikan di masyarakat. Jadi memang perlu untuk memperbaharui dan mengapresiasi inovasi-inovasi dari ilmuwan kita agar bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya, Jakarta, Selasa (11/08).

Selain itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) Achmad Poernomo juga menyatakan bahwa saat ini sebenarnya telah banyak hasil dari Balitbang KKP yang telah dimanfaatkan oleh KKP sendiri. Bahkan, dalam rangka perayaan Harteknas ini, Balitbang KKP juga meluncurkan produk-produk inovasi teknologi Balitbang KP 2015 seperti E-Log Book, E-Observer, Sistem Informasi Nelayan Pintar, dan Sistem Informasi Garam Rakyat.

“Selain meluncurkan produk teknologi tersebut, KKP juga melakukan pelepasan beberapa jenis ikan hasil rekayasa beberapa balai di bawah Balitbang KP. Diantaranya komoditas ikan Lele Mutiara, Ikan Gabus Haruan, Ikan Gurami Batanghari, Ikan Mas Mantap, dan Udang Galah Siratu,” tambah Achmad.

Sebagai informasi, pada kesempatan yang sama, Menteri Susi juga menyerahkan penghargaan kepada para perekayasa/inovator/pemulia diantaranya, Agus Cahyadi inovator rumput laut berkarbon, Arifin pemulia Udang Galah Siratu, Abdul Hamid pemulia Gurami Batanghari, Endah Muji Utami pemulia Ikan Gabus Haruan, dan Bambang Iswanto pemulia Lele Mutiara.

Penulis: Danny Kosasih

Top
You cannot copy content of this page