Ragam Hayati
Tentunya Anda mengenal kaktus. Kaktus termasuk dalam kelompok tanaman berduri atau Cactaceae. Tanaman kaktus menjadi menarik karena memiliki keunikan pada tubuh maupun cara bertahan hidup di habitat aslinya yang berbeda dengan kebanyakan tanaman yang ada.
Setelah Harimau Jawa dinyatakan punah, Macan Tutul Jawa adalah spesies kucing besar terakhir yang bisa ditemukan di pulau tersebut. Meski begitu keberadaan hewan endemik ini juga sangat terancam, sehingga perlu adanya langkah pelestarian untuk menjaga populasi mereka.
Demam tanaman hias semakin mewabah ke segala penjuru. Banyak dari pecinta tanaman hias yang siap mengeluarkan kocek untuk mendapatkan tanaman hias impiannya. Termasuk untuk mendapatkan si Ratu Tanaman Hias, Keladi Merah.
Area laut terdalam seperti Palung Mariana memang sangat mengagumkan. Selain memiliki habitat yang ekstrim, bagian paling dasar perairan bumi ini juga menjadi rumah dari beragam biota yang tidak hidup di tempat lain. Salah satunya adalah Snailfish (Liparidae) atau Siput Laut.
Keladi tikus (Typhonium flagelliforme Lodd) merupakan tanaman herbal dari famili Araceae yang tumbuh liar di tempat yang lembap. Keladi tikus memiliki ciri khas berupa bunga unik yang bentuknya menyerupai ekor tikus.
Meski sering dianggap gulma, nyatanya tanaman Ciplukan (Physalis angulata Linn.) memiliki segudang manfaat. Hanya saja, awasi anak Anda ketika memakan buahnya, sebab flora ini mengandung racun solanine yang bisa berbahaya bagi kesehatan.
Baru-baru ini, ramai pemberitaan mengenai anjing langka bernama “New Guinea Singing Dog (NGSD)” atau Anjing Bernyanyi Papua Nugini. Anjing ini gemar melolong seperti bernyanyi. Kali ini, kita akan melihat bagaimana peranan anjing dalam budaya masyarakat Papua.
Tumbuhan jenis Dipterokarpa mendominasi hutan hujan tropis Kalimantan. Salah satu genusnya adalah Keruing (Dipterocarpus spp).
Selain keunikannnya, masyarakat mengagumi burung hantu karena memiliki segudang manfaat. Bahkan bagi industri pertanian, hewan yang satu ini dipercaya ampuh sebagai pengontrol hama.
Ramin berasal dari marga Gonystyus. Di daerah, pohon ini warga beri nama gaharu buaya (Serawak Malaysia Timur, Sumatra dan Kalimantan), medang keladi (Kalimantan) ramin, melawis, ramin telur (Paninsular Malaysia).
Di masa lampau badak jawa tidak hanya ada di pulau Jawa, melainkan hidup tersebar di gunung-gunung wilayah sebagian besar Asia Tenggara sampai ke India. Perburuan besar-besaran disinyalir menjadi penyebab utama penyusutan populasinya.
Gencarnya hobi tanaman hias di Tanah Air membuat beberapa dari jenis tanaman menjadi incaran para kolektor, seperti pada genus Anthurium. Salah satu jenis Anthurium yang sedang ramai awam bicarakan adalah kuping gajah.
Harimau sumatra termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered). Kucing besar ini merupakan sub-spesies harimau terakhir di Indonesia.










































