Kaktus, Pilihan Tanaman Hias yang Tetap Jago Tanpa Air

Reading time: 3 menit
kaktus
Kaktus, Pilihan Tanaman Hias yang Tetap Jago Tanpa Air. Foto: Shutterstock.

Tanaman yang terkenal hidup di wilayah gurun ini, kini menjadi salah satu incaran pemburu tanaman hias indoor. Dialah kaktus.

Tentunya Anda mengenal kaktus. Flora ini termasuk dalam kelompok tanaman berduri atau Cactaceae. Ia menarik karena memiliki keunikan pada tubuh maupun cara bertahan hidup di habitat aslinya yang berbeda dengan kebanyakan tanaman yang ada.

Kata ‘kaktus’ sendiri berasal dari bahasa Yunani ‘Kaktos’ yakni nama dari suatu jenis tanaman berduri.

Tanaman ini terdistribusi hingga Meksiko dan menyebar ke seluruh daerah tropis di dunia. Flora ini biasa hidup di daerah yang kering (gurun). Tanaman ini juga memiliki daun yang berupa duri pada sekujur tubuhnya.

Ciri-Ciri dan Morfologi Kaktus

Berdasarkan beberapa tulisan ilmiah, fungsi duri pada tanaman ini yakni mengurangi penguapan air lewat daun. Flora ini pun mampu bertahan hidup pada waktu yang lama tanpa air.

Secara morfologi, sistem perakarannya terdiri dari akar tunggang, akar cabang, dan akar rambut. Beberapa jenis kaktus akarnya membengkak.

Bentuk batang flora ini bulat, silindris, bulat papak, dan panjang seperti tiang. Ukurannya bervariasi, dari ukuran pendek lebih dari 20 meter.

Sementara itu, pada permukaan batangnya tumbuh lekukan cembung sebagai tempat melekatnya duri-duri. Daunnya berhelai satu, bertangkai pendek, dan berukuran besar.

Proses fotosintesis terjadi pada sebagian besar subfamili. Namun pada subfamili Opunteae dan Cerecae proses fotosintesis pada bagian batang, karena subfamili ini tidak memiliki daun.

Bunganya berbentuk corong dan ukuran dan warnanya bervariasi tergantung pada jenisnya.

Bentuk buahnya bulat atau lonjong dan berdaging tebal. Buah tumbuh bergerombol di atas ujung batang dan setiap butir ditutupi duri-duri kecil yang tajam.

kaktus

Berdasarkan beberapa tulisan ilmiah, fungsi duri pada tanaman ini yakni mengurangi penguapan air lewat daun. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Macan Tutul Jawa, Kucing Besar Terakhir di Tanah Sunda

Manfaat Kaktus: Tanaman Hias hingga Obat Herbal

Kaktus menjadi pilihan tanaman hias unik nan elok. Keindahannya terlihat dari bentuk, bunga, dan warnanya yang sangat variatif.

Sebagai tanaman hias, flora ini memiliki banyak jenis. Tidak heran tanaman unik ini menjadi kegemaran pengoleksi tanaman hias.

Selain sebagai tanaman hias di rumah dan pekarangan, tanaman ini juga bisa menjadi objek budi daya sehingga mendatangkan keuntungan.

Kaktus yang unik, indah, dan eksklusif, mempunyai harga yang cukup tinggi. Menanam kaktus khususnya di pot punya nilai lebih karena bisa memperindah ruangan, interior, dan pekarangan.

Keunikan fisiknya hadir bersama dengan potensinya yang beragam. Selain sebagai tanaman hias, tanaman ini memiliki manfaat sebagai pewarna alami dan tanaman obat.

Pakar menduga flora ini mengandung zat pewarna antosianin dan zat pewarna betasianin yang tinggi. Pada jenis Opuntia elatior Mill zat ini terlihat dari pigmen buah yang merah.

Di samping itu, terdapat kaktus yang dapat kita konsumsi dan bermanfaat sebagai tanaman obat. Salah satunya kaktus centong atau Opuntia cochenillifera. Awam Tanah Air memanggil jenis ini kaktus centong, sementara orang Jawa menyebutnya tentong.

Keunggulan dari kaktus centong adalah kita dapat mengonsumsinya dalam keadaan segar. Selain itu, buahnya juga dapat kita olah menjadi sirup, sari buah, jeli, selai, dodol, dan dapat juga digunakan sebagai alternatif obat antidiabetes.

Buahnya yang matang memiliki kandungan gizi yang tinggi. Dalam 100 gram buahnya, terkandung vitamin C sebanyak 31,7 mg.

Lebih jauh, beberapa tahun lalu, sejumlah mahasiswa Fakultas Farmasi, Universitas Gajah Mada berhasil memformulasikan ekstrak kaktus centong menjadi gel obat luka yang diberi nama Cactocure.

Taksonomi Cactaceae

taksonomi kaktus

Referensi:

Atminisak, Universitas Muhammadiyah Malang

Laman Universitas Gajah Mada

Petunjuk Praktis Menanam Kaktus

Editor: Ixora Devi

Penulis: Sarah R. Megumi

Top

You cannot copy content of this page