5 Tips Nyaman Berpuasa bagi Penderita Asam Lambung

Reading time: 2 menit
Tips nyaman berpuasa bagi penderita asam lambung. Foto: Freepik
Tips nyaman berpuasa bagi penderita asam lambung. Foto: Freepik

Selama bulan Ramadan, umat muslim menjalankan ibadah puasa. Mereka harus menahan diri dari makan dan minum mulai dari terbit fajar dan terbenamnya matahari. Namun, hal ini bisa menjadi tantangan bagi penderita penyakit asam lambung atau maag. Saat berpuasa, pola dan waktu makan akan berubah dari biasanya. Terlebih lagiperut pun kosong dalam waktu lama sehingga bisa memicu asam lambung naik.

Halodoc melansir bahwa tanda penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah naiknya asam lambung ke kerongkongan sehingga menyebabkan sakit perut atau rasa terbakar di dada. Biasanya, penyebab kondisi ini adalah tidak berfungsinya Lower Esophageal Sphincter (LES) atau otot lambung penutup organ ini, sehingga asam lambung akhirnya kembali naik ke kerongkongan.

BACA JUGA: Puasa Lebih Sehat: Hindari 4 Makanan Ini saat Berbuka Puasa!

Maka dari itu, penderita penyakit asam lambung perlu mengetahui cara pola makan yang tepat dan aman agar ibadah puasamu bisa berjalan lancar. Yuk, simak lima tips di bawah ini!

1. Jangan lewatkan makan saat sahur

Sebagian dari kita mungkin melewatkan sahur karena ketiduran. Namun, bagi penderita asam lambung, sahur tidak boleh terlewat. Sebab, hal ini bisa memperburuk asam lambung di siang hari.

Puasa seharian bisa menyebabkan asam lambung naik, apalagi jika melewatkan makan saat sahur. Oleh karena itu, makan sahur sangat penting untuk sumber energi kamu selama berpuasa. Makan sahur juga mencegah asam lambung naik ke tenggorokan.

Kamu juga sebaiknya memilih makanan pembuka yang tinggi serat. Sebab, pencernaan membutuhkan waktu lebih lama sehingga kecil kemungkinan asam lambung naik. Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk menghindari makan berlebihan saat sahur atau berbuka puasa untuk menghindari gangguan pencernaan.

2. Hindari makan terlalu cepat

Tips kedua, hindari makan terlalu cepat. Makanlah secara perlahan dan tidak terburu-buru. Sobat Greeners perlu kunyah makanan dengan baik agar memudahkan lambung mencerna makanan tersebut.

Tahukah kamu? Makanan yang tidak dikunyah dengan benar tentu bisa memicu asam lambung meningkat. Oleh sebab itu, makanlah dengan pelan-pelan dan nikmati makanan yang kamu konsumsi, sehingga kamu tidak akan merasakan sakit akibat asam lambung naik.

3. Tidak menunda waktu berbuka puasa

Jika waktu sudah menunjukkan waktu berbuka puasa, segeralah kamu berbuka dan jangan menundanya hingga membiarkan perut kamu kosong lebih lama. Sebab, perut butuh mencerna makanan agar asam lambung yang diproduksi bisa digunakan untuk memecah makanan yang masuk ke tubuh.

BACA JUGA: 3 Bahaya Tidur setelah Makan, Hati-hati!

Sama halnya seperti melewatkan sahur, menunda berbuka puasa juga bisa membuat gangguan asam lambung menjadi lebih buruk. Yuk, berbukalah dengan tepat waktu agar tubuh kamu bisa sehat selalu!

4. Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung

Saat berbuka puasa tentu banyak sajian makanan dan minuman yang menggiurkan. Namun, kamu perlu bijak, ya, dalam memilih menu berbuka puasa. Hindarilah menu makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti makanan berminyak, pedas, asam, dan makanan yang digoreng.

Begitu juga dengan minuman, kamu sebaiknya tidak mengkonsumsi minuman yang berkafein seperti cokelat, kopi, dan teh. Semua sajian ini perlu kamu hindari, baik saat berbuka maupun sahur.

5. Jangan tidur setelah makan

Kita sering kali merasa mengantuk setelah sahur. Namun, sebaiknya kamu tidak langsung tidur setelah makan. Idealnya, kamu harus menunggu sekitar 3 jam setelah makan jika ingin kembali tidur. Kemungkinan besar, saat kamu tidur setelah makan, masalah asam lambung akan semakin parah dan perut terasa tidak nyaman.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

Top