H&M Gunakan Daun Nanas dan Serat Jeruk untuk Bahan Pakaian

Reading time: 2 menit
H&M
Pakaian dari daun nanas dan serat jeruk. Foto: hmgroup.com

Sebuah merek mode ternama dunia, H&M, berkeinginan untuk mencapai angka 57 persen dalam menggunakan material berkelanjutan dari semua bahan yang mereka produksi. Hal ini didorong oleh kemajuan perusahaan yang memiliki visi untuk  memimpin perubahan menuju industri mode terbarukan sekaligus menjadi perusahaan yang adil dan setara.

Melansir independent.co, setiap tahun merek mode dunia ini memperkenalkan Conscious Exclusive Collection, yakni sebuah konsep yang diluncurkan pada 2010 sebagai cara memerjuangkan desain dengan dampak lingkungan minimal. Koleksi ini bertujuan untuk mengembangkan dan memajukan inovasi mode H&M di masa depan. Seri ini terbuat dari bahan sustainable dan menawarkan kesempatan bagi tim desain untuk bereksperimen dengan bahan baru dan menarik.

H&M

Pakaian dari daun nanas dan serat jeruk. Foto: hmgroup.com

Namun kali ini, H&M menggunakan dua bahan baru yang tidak konvensional untuk menurunkan jejak karbon pakaiannya. Bahan tersebut adalah kulit alternatif yang terbuat dari daun nanas dan serat jeruk atau kulit buah jeruk. Selain itu, mereka juga menggunakan bahan ramah lingkungan lain untuk memproduksi pakaian termasuk polyester daur ulang, katun organik, linen organik, dan sutra organik.

Manajer Keberlanjutan H&M Group, Cecilia Brannsten, mengatakan bahwa bahan-bahan daur ulang memang baik dan bisa mengurangi keberadaan sampah. Namun, dalam hal mode bahan daur ulang terkadang tidak tersedia secara besar untuk komersil. Karena itu mereka bekerja sama dengan para ilmuwan dan juga inovator untuk menghadapi kendala ini. Di sisi lain, mereka tetap bekerja untuk menemukan bahan sustainable lainnya.

Pada 2030, grup H&M menetapkan tujuan baru agar semua kemasan yang digunakan harus terbuat dari 100 persen daur ulang atau bahan bersumber sustainable. Sementara ini, tujuan tersebut baru merupakan bagian dari strategi pengemasan.

Penulis: Krisda Tiofani

Top
You cannot copy content of this page