Manfaat Air Mawar dan Cara Mengolahnya

Reading time: 3 menit
Manfaat Air Mawar dan Cara Mengolahnya
Greeners merangkum beragam manfaat air mawar serta cara mengolahnya, Foto: Shutterstock.

Tren perawatan kecantikan terus menggeliat pesat. Keinginan untuk terlihat awet muda, glowing, dan bebas dari jerawat, membuat orang-orang tak kenal lelah mencari perawatan yang paling cocok. Ada yang memakai gel lidah buaya, minyak kelapa, ada pula yang memanfaatkan beraneka ragam bunga. Kali ini Greeners membahas manfaat air mawar dan cara mengolahnya. 

Air mawar berasal dari Rosa damascene, spesies tanaman Rosaceae, tanaman hias terkenal yang biasa kita sebut rajanya bunga. Ekstrak mawar damask tidak hanya untuk pewangi, tanaman ini mengandung beberapa komponen seperti terpena, glikosida, flavonoid, dan antosianin yang memiliki efek menguntungkan bagi kesehatan.

Empat Pemanfaatan Air Mawar

Penggunaan Medis

Mawar damask dapat menjadi pengobatan yang berguna sebagai analgesik, bronkodilator, anti kejang, antiseptik, anti mikroba, dan sebagai anti inflamasi. Bunga ini juga dapat kita temukan dalam komposisi pembuatan sirup obat batuk, untuk meredakan retensi cairan dan peradangan, sebagai pencahar (mengatasi masalah pencernaan seperti kembung, sakit perut dan sembelit), dan mengurangi gula darah. Air mawar dapat mengobati depresi, kesedihan, dan stres. Selain itu, ia dapat berguna untuk penyembuhan luka, alergi, kondisi kulit, dan sakit kepala. Hasil olahan puspa ini dapat membantu mencegah dan mengobati infeksi dan mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan.

Air mawar mengandung vitamin A, B, C, dan E. Jika kita berkumur dengan air mawar, sakit tenggorokan bisa mereda karena memiliki efek bronkodilator yang membantu menyembuhkan penyakit pernapasan. Bahan ini juga menenangkan kulit yang iritasi (semprotkan langsung ke kulit dengan gejala eksim atau rosacea, dapat juga kita oleskan setelah mencukur bulu), sehingga mengurangi kemerahan pada kulit.

Perawatan Kulit dan Bibir

Selain pengobatan, material ini juga bisa melembabkan kulit dan juga bibir. Tak hanya itu, ada juga khasiat anti penuaan, untuk mengurangi keriput dan mengencangkan pori-pori. Jika Anda ingin mencerahkan flek hitam dan warna kulit, olahan bunga ini adalah bahan yang tepat.

Menggunakan olahan puspa ini juga dapat menjaga pH ideal kulit supaya tidak terjadi masalah seperti kulit berjerawat, kering dan sensitif. Kita juga bisa menjadikannya toner untuk membersihkan kotoran dari pori-pori dan make up serta mengurangi produksi minyak berlebih. juga merupakan salah satu keuntungan yang bisa kita dapatkan.

Meningkatkan Produktivitas

Kadang kita merasa jenuh ketika menjalani rutinitas. Supaya tidak terlarut-larut dalam kebosanan, Anda bisa mengonsumsi olahan bunga ini untuk meningkatkan mood serta menenangkan saraf ketika letih.

Penunjang Kecantikan Sehari-hari

Dari segala macam manfaat air mawar, salah satu yang paling terkemuka adalah aromanya yang kian memesona. Tidak salah bila flora ini berguna sebagai parfum alami. Selain itu, semprotan air mawar juga mengurangi mata bengkak. Ramuan ini pun cocok sebagai tonik untuk melapisi kutikula, serta penambah kilau alami rambut.

Manfaat Air Mawar dan Cara Mengolahnya

Sangat mudah untuk meracik air mawar sendiri di rumah. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Bunga Mawar, Simbol Kasih Sayang yang Melegenda

Cara Membuat Air Mawar

Anda hanya membutuhkan dua bahan untuk membuatnya, yaitu kelopak mawar dan air. Kelopak mawar bisa yang segar atau kering, tetapi harus bebas pestisida. Sebaiknya Anda menanam mawarnya sendiri supaya dapat memastikan bahwa mawarnya organik.

Tidak semua mawar beraroma sama. Mawar merah dan merah muda dengan kelopak tebal atau beludru memiliki aroma mawar tradisional. Sedangkan mawar putih dan kuning biasanya memiliki wangi bunga violet, nasturtium dan lemon. Mawar yang berwarna jingga lebih memiliki aroma buah serta aroma violet, nasturtium dan cengkeh.

Ada dua metode yang bisa Anda gunakan, yang pertama adalah distilasi. Penyulingan menghasilkan air mawar yang lebih pekat dan lebih tahan lama daripada metode infus. Tetapi, penyulingan menghasilkan lebih sedikit air mawar. Walaupun begitu, proses penyulingan cukup mudah.

Alat, Bahan dan Langkah Meracik Air Mawar

Peralatan yang Anda butuhkan adalah panci besar dengan penutup, mangkuk kaca yang diameternya lebih kecil dari panci, dan kantong berisi es.

  1. Bilas kelopak mawar untuk menghilangkan kotoran atau serangga yang ada padanya.
  2. Letakkan mangkuk di tengah panci dan taruh kelopak bunga di sekitar mangkuk.
  3. Tambahkan air secukupnya untuk menutupi kelopak mawar. Pastikan air tidak melewati bagian atas mangkuk.
  4. Tutup panci dengan posisi terbalik. Hal ini berguna supaya ketika air mengembun pada tutupnya, tutup yang terbalik akan membantu air bergerak ke tengah tutup yang kemudian jatuh ke dalam mangkuk.
  5. Tempatkan kantong es di atas tutupnya untuk membantu proses kondensasi.
  6. Atur besaran api kompor tetap pada posisi sedang.
  7. Jika kantong es Anda meleleh, gantilah dengan yang lain.
  8. Dalam waktu sekitar 20-25 menit, Anda akan mendapatkan air mawar dalam jumlah yang cukup di dalam mangkuk.
  9. Jika warna kelopak mawar telah memudar, artinya proses penyulingan harus berhenti.
  10. Terakhir, tuang air ke dalam toples atau botol semprot yang bersih dan simpan di lemari es.

Selain cara di atas, Anda juga bisa sekadar merebusnya kelopaknya dan mengonsumsi air hasil rebusannya.

Penulis: Agnes Marpaung

Editor: Ixora Devi

Top

You cannot copy content of this page