Podium Olimpiade Tokyo Sepenuhnya Terbuat dari Sampah Plastik

Reading time: 2 menit
Foto: Dezeen.com

Olimpiade Tokyo 2020 memutuskan untuk memanfaatkan bahan-bahan bekas dan daur ulang dalam sebagian besar proses pembuatan properti mereka. Hal tersebut mereka lakukan demi mewujudkan misi untuk menjadi ajang olahraga berskala internasional yang berkelanjutan dan beretika. Sejauh ini, Olimpiade Tokyo 2020 telah memanfaatkan bahan bekas dan daur ulang dalam proses pembuatan medali, pakaian seragam, hingga podium!

Ya, guna meminimalisir timbunan sampah, tim desainer Olimpiade Tokyo 2020 berinisiatif untuk membuat podium yang sepenuhnya terbuat dari sampah plastik. Podium Olimpiade Tokyo tersebut dirancang oleh desainer Jepang Asao Tokolo dan terbuat dari 24,5 ton sampah plastik bekas rumah tangga.  Untuk mendapatkan sampah plastik, para desainer bekerja sama dengan penduduk setempat selama sembilan bulan.

“Pembuatan podium dari sampah plastik bertujuan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa inilah cara kami untuk mewujudkan keberlanjutan. Bekerja sama dengan seluruh penduduk Jepang, kami juga berhasil menciptakan podium berbahan sampah plastik pertama di dunia,” tutur penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 dalam Dezeen.

Untuk mengolah sampah plastik menjadi podium Olimpiade Tokyo, ada beberapa tahapan proses yang harus para desainer lewati terlebih dahulu. Desainer akan mengumpulkan sampah plastik dalam jumlah tertentu, dan sampah yang telah terkumpul akan mereka olah sedemikian rupa hingga menjadi filamen. Setelah itu, filamen tersebut akan mereka bentuk menjadi bagian-bagian kecil podium dengan menggunakan mesin cetak tiga dimensi. Bagian-bagian kecil tersebut nantinya akan disusun oleh para desainer menjadi podium bertingkat tiga.

Tokolo Asao sang designer podium Olimpiade Tokyo. Foto: dezeen.com

Podium Olimpiade Tokyo 2020, Berdesain Unik dan Ramah Disabilitas

Meskipun sepenuhnya terbuat dari sampah plastik, tim desainer tetap memerhatikan sisi estetika dari podium Olimpiade Tokyo 2020. Podium tersebut tersusun dari kubus-kubus kecil yang memiliki pola seperti papan catur. Hal tersebut memberikan nilai tambah pada penampilan dari podium sampah plastik.

“Podium tersebut juga kami warnai dengan warna biru tua yang mengacu pada produksi pewarna indigo bersejarah di Jepang. Tampilan dari podium ini juga akan berbeda-beda, tergantung pada jumlah cahaya yang ada,” ujar Tokolo Asao sang designer podium.

Selain memiliki desain yang unik, Asao juga merancang podium Olimpiade Tokyo 2020 agar ramah bagi para penyandang disabilitas. Podium tersebut dapat mereka modifikasi hingga menjadi permukaan yang rata, sehingga para penyandang disabilitas tidak akan merasa kesulitan.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Dezeen

Top
You cannot copy content of this page