Semula Gunung Sampah, Kini Tempat Wisata

Reading time: 2 menit
Nampak di kejauhan adalah Gunung Hiriya. Semula gunung ini dikenal sebagai "Garbage Mountain" atau gunung sampah. Foto: www.latzundpartner.de/

Garbage Mountain merupakan salah satu gunung yang paling dikenal di Tel Aviv, Israel. Gunung ini adalah tempat sampah raksasa dan sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Sebenarnya, nama bukit tersebut adalah Gunung Hiriya, namun karena tumpukan sampah yang luar biasa banyak di tempat itu, warga menyebutnya sebagai “Garbage Mountain” alias Gunung Sampah.

Gunung ini berada pada ketinggian 72 meter di atas permukaan laut dengan luas hampir 38 kilometer, dan tercatat pernah menampung sekitar 25 juta ton sampah. Bau sampah yang dibuang di tempat ini dapat tercium hingga puluhan kilometer jauhnya.

Sekarang gunung sampah ini telah berganti rupa menjadi salah satu tempat dengan fasilitas daur ulang terbesar di dunia. Gunung Hiriya kini menjadi ikon negara Israel dan Ariel Sharon Park dengan slogannya “membuat sampah menjadi lebih cantik”.

Pada puncak Gunung Hiriya didirikan tempat bagi wisatawan untuk melihat ke sekeliling gunung. Dari tempat ini, pengunjung dapat melihat pula proses pembangunan Gunung Hiriya menjadi salah satu tempat dengan fasilitas daur ulang terbesar di dunia. Foto: www.latzundpartner.de

Setiap hari, Gunung Hiriya menyaring 3.000 ton sampah domestik, 1.500 ton sampah puing, dan 250 ton sampah alam. Di tempat ini, sampah tersebut diubah menjadi bahan bakar, pupuk, listrik, air untuk irigasi, bahkan taman bunga!

Gunung Hiriya telah menjadi tempat sampah raksasa sejak tahun 1952. Setelah hampir 16 juta meter kubik sampah nyaris tumpah ke dalam Sungai Ayalon dan tingkat polusi di Tel Aviv semakin memburuk, warga setempat memaksa agar tempat ini ditutup pada tahun 1998.

Setelah ditutup, pemerintah Israel mengadakan kompetisi internasional untuk reklamasi lahan Hiriya. Dari kompetisi tersebut, Peter Latz terpilih dari 14 arsitek lainnya dan mampu mengubah lahan tersebut menjadi area hijau.

Gambar rencana pembangunan Gunung Hiriya. Gambar: www.latzundpartner.de

Peter Latz adalah arsitek dan perancang tata kota. Ia mengembangkan produk Bioplastik yang dapat mencegah gas metana lolos dari permukaan tanah sehingga tanaman dan hewan dapat berkembang biak di tanah Hiriya.

Di puncak gunung yang landai berdiri tempat yang jadi pemandangan pertama para pelancong di Bandara Internasional Ben Gurion di Tel Aviv. Pengunjung dapat melihat kemajuan perkembangan yang masih dilakukan di Gunung Hiriya.

Gunung Hiriya kini menjadi salah satu tujuan wisata sekaligus lahan daur ulang raksasa. Limbah kayu didaur ulang dan diolah Hiriya Carpentry Shop menjadi mebel kayu yang menawan. Gunung Hiriya pun mampu menghasilkan energi listriknya secara mandiri dari biogas yang mereka dapat dari pengelolaan limbah, dan menjual kelebihan listriknya pada perusahaan listrik Israel.

(G15)

Top
You cannot copy content of this page