E-Vent, Ventilator Manual untuk Penanganan Covid-19

Reading time: 2 menit
E-Vent
E-Ventilator. Foto: intelligentliving.co

Pandemi virus corona yang terjadi hampir di seluruh negara menyebabkan meningkatnya kebutuhan alat kesehatan salah satunya seperti ventilator. Peneliti MIT memberikan alternatif ventilator berbiaya rendah yang disebut E-Vent. Inovasi ini berdasarkan proyek kursus MIT Precision Design yang terwujud hampir dari 10 tahun lalu.

Resusitasi manual atau Ambu-Begs biasanya terletak di dekat setiap tempat tidur rumah sakit. Ide ventilator portabel menggunakan Ambu-Begs ini dipresentasikan oleh tim mahasiswa MIT 2010.Mereka sebelumnya terlibat dalam proyek untuk Medical Device Design.

Baca juga: Wattsun, Energi Hijau untuk Festival Musik

Perusahaan seperti GM, Ford, dan Tesla sudah mulai memproduksi ventilator secara masal, tetapi proyek ini bukanlah hal yang mudah dan cepat. Jika disetujui, desain MIT akan opsi yang lebih cepat agar bisa menyelamatkan banyak nyawa. E-Vent yang dirancang oleh MIT dapat digunakan untuk mengganti ventilator konvensional pada situasi saat ini.

Melansir intelligentliving.co, sistem ventilator harus berhati-hati dalam mengontrol dan memonitor volume tidal, tekanan inspirasi, bpm, dan rasio I/E. Alat ini juga diharapkan dapat memberikan dukungan tambahan dalam bentuk PEEP, PIP pemantauan, penyaringan, dan adaptasi terhadap parameter individu pasien.

E-Vent

Foto: intelligentliving.co

Tim dari MIT telah menyerahkan alat ini ke Food and Drug Administration (FDA) untuk mendapatkan pengesahan Otoritas Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization). E-Vent memiliki kisaran harga sekitar $100 dan dapat diproduksi massal jika disetujui oleh FDA.

Proyek terbuka ini memiliki empat parameter berdasarkan pedoman klinis persyaratan, di antaranya keamanan minimum fungsi ventilator, referensi desain perangkat keras, referensi strategi kontrol dan desain elektronik, serta hasil dari pengujian hewan.

Baca juga: Sheedo Ciptakan Kertas Berbenih Tanaman

Ventilator merupakan alat yang dapat menunjang atau membantu pernapasan seseorang. Dengan alat ini pasien yang kesulitan bernapas akan dibantu untuk mendapatkan udara dan dapat bernapas seperti orang normal.

Covid-19 yang menyerang saluran pernapasan dan mengganggu fungsi paru-paru. Akibatnya pasien kesulitan bernapas sehingga membutuhkan ventilator untuk membantu pernapasan. Ventilator menjadi alat yang berperan penting dalam membantu pasien untuk bernapas. Pada pandemi ini ventilator menjadi alat kesehatan yang sangat dibutuhkan.

Penulis: Mega Arisandi

Top
You cannot copy content of this page