Galang Dana untuk Lingkungan dalam Kampanye 153 Days of Happiness

Reading time: 2 menit
(kiri ke kanan) Jonny Herjawan, Yayasan JPCC; Valencia Mika Randa, Pendiri Rumah Harapan Valencia Care Foundation; Tasya Kamila, Pendiri Yayasan Green Movement Indonesia; dan Angie Buntaran, Head of Bussiness Unit Dill Gourmett Cafe. Foto: greeners.co/Teuku Wildan

Jakarta (Greeners) – Dill Gourmett Cafe mengadakan kampanye amal 153 Days of Happiness. Kampanye ini diadakan untuk menggalang dana yang ditujukan untuk donasi di bidang lingkungan.

Head of Bussiness Unit Dill Gourmett Cafe, Angie Buntaran mengatakan bahwa permasalahan lingkungan hidup merupakan salah satu isu yang berkaitan dengan kepentingan banyak orang. Menurut Angie, kampanye ini ditujukan agar masyarakat, khususnya para pelanggan Dill Gourmet Cafe, agar lebih peduli dan memerhatikan lingkungan.

Ia menyontohkan kasus banjir yang kerap terjadi di Jakarta dan beberapa daerah. Menurut Angie, masyarakat hanya bisa mengkritik sembari menunggu bantuan pemerintah ketimbang melakukan upaya pencegahan agar banjir tidak terulang.

“Dari pada ngedumel atau menyalahkan pemerintah, kenapa sih kita tidak melakukan sesuatu saja,” ungkap Angie kepada Greeners di Plaza Indonesia, Jakarta, pada Selasa (2/11) lalu.

Bagi Angie, kampanye ini adalah bentuk kontribusi nyata cafe-nya untuk masyarakat. Selain lingkungan hidup, kampanye ini juga melingkupi bidang pendidikan dan kesehatan. Menurut Angie, tiga hal tersebut merupakan bidang krusial yang sangat memerlukan perhatian dan kepedulian dari masyarakat.

“Orang biasanya cari uang sampai ujung-ujungnya stress. Jadi, (dalam kampanye ini) bukan cuma uang yang kita cari, supaya ada hal lebih yang membuat kita berkreasi,” jelasnya.

Tasya Kamila, penyanyi yang juga pendiri Yayasan Green Movement Indonesia, mengaku senang karena dapat berpartisipasi dalam kampanye ini. Tasya menyatakan isu lingkungan hidup bukanlah hal baru bagi masyarakat. Menurutnya, isu go green sudah dipandang sangat “seksi” sehingga dianggap sebagai sesuatu yang “keren” oleh sebagian besar masyarakat. “Masyarakat pasti bakal lebih peduli ke lingkungan hidup,” ujarnya optimis.

Kampanye 153 Days of Happiness sendiri merupakan kampanye dalam bentuk variasi menu yang berbeda setiap bulannya. Pelanggan yang memesan menu tersebut berhak mengambil dua kupon donasi. Kampanye ini telah berjalan sejak bulan Juli lalu.

Dalam menjalankan kampanye ini, Dill Gourmett Cafe menggandeng lima yayasan serta LSM yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kelima yayasan serta LSM tersebut adalah Rumah Harapan Valencia Care Foundation, Taman Bacaan Pelangi, Thisable Entreprise, Yayasan Jakarta Praise Community Church (JPCC) dan Yayasan Green Movement Indonesia.

Penulis: TW/G37

Top
You cannot copy content of this page