IIOUTFEST 2017, Kolaborasikan Outdoor Activities dan Promosi Pariwisata Sulawesi Selatan

Reading time: 3 menit
iioutfest
Foto: IIOUTFEST

Makassar (IIOUTFEST) – Indonesia International Outdoor Festival (II-OUTFEST) yang merupakan pameran peralatan dan perlengkapan aktivitas outdoor terbesar di Indonesia, akan digelar di Celebes Convention Center Makassar, pada tanggal 23 – 26 November 2017 mendatang. Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, perhelatan IIOutfest di Makassar yang mengusung tema ‘To East’ akan mengkolaborasikan outdoor activities dengan promosi pariwisata dan budaya Sulawesi Selatan, khususnya yang bersifat petualangan.

Ketua Panitia Indonesia International Outdoor Festival (Outfest) Makassar, Ruslan Zulkarnain mengungkapkan bahwa alasan kolaborasi tersebut merupakan bentuk tanggungjawab pihak pelaksana sebagai putra daerah.

“Sebagai orang Sulawesi Selatan, saya dan teman-teman bersepakat mengambil peran dalam promosi pariwisata dan kebudayaan daerah kami (Sulawesi Selatan, red). Ke depan, kami berharap setiap warga Sulawesi Selatan menjadi ambassador atau duta pariwisata dan kebudayaan untuk daerahnya, termasuk para pecinta alam. Dan melalui Outfest 2017, kami mengawali mimpi itu,” terang penggiat alam bebas yang akrab disapa Cullang ini.

To East (ke Timur, Red.) adalah sebuah analogi perjalanan Outfest ke Sulawesi Selatan yang merupakan pintu gerbang Indonesia Timur,” ungkapnya sembari menambahkan bahwa tujuan terbesar dari pelaksanaan Outfest 2017 di Makassar ini yakni untuk menjadikan Sulawesi Selatan sebagai pintu gerbang pariwisata dan budaya petualangan di Indonesia Timur.

iioutfest

Foto: IIOUTFEST

Menurut Cullang, ia yakin Sulawesi Selatan ke depan akan menjadi destinasi petualangan utama di kawasan timur Indonesia. “Sumber daya alamnya berlimpah, sumber daya manusianya ada, tinggal bagaimana mengkolaborasikan semua pihak terkait untuk bersatu padu mewujudkan Sulawesi Selatan sebagai pintu gerbang pariwisata dan budaya petualangan di Indonesia Timur,” katanya.

Untuk pelaksanaan Outfest Makassar 2017, papar Cullang, pihak panitia menargetkan jumlah pengunjung sebanyak 25.000 Orang. “Kami melibatkan puluhan komunitas dan exhibitor, termasuk menyiapkan area foodcamp, musiccamp dan outdoorland bagi para pengunjung,” tambahnya.

Sementara itu, Outfest Founder, Ronie Ibrahim menjelaskan bahwa festival outdoor yang digagasnya ini awalnya bertujuan untuk memberikan ruang dan mempertemukan seluruh pelaku industri outdoor, komunitas dan para stakeholder.

“Kami ingin menyediakan kesempatan bagi seluruh komunitas dan stakeholder di bidang outdoor untuk dapat berbagi ilmu dan pengalaman termasuk mempromosikan produk dan jasa dari industri outdoor, rekreasi, adventure dan travel kepada masyarakat umum,” terang Ronie yang juga pengagas terbentuknya Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia.

Untuk pelaksanaan di Makassar 23-26 November 2017 mendatang, Ronie memastikan bahwa selain pameran dan penjualan aneka peralatan dan perlengkapan outdoor, pihak pelaksana juga akan menggelar workshop, talkshow, foodcamp, outdoorland serta pameran destinasi wisata, pameran usaha kecil menengah, pertunjukan seni budaya dan kuliner khas daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Ronie dan Cullang juga menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, terutama pemerintah Kota Makassar dan Pemprov Sulsel terkait pelaksanaan kegiatan bertara internasional ini di Makassar.

iioutfest

Foto: IIOUTFEST

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang, menyambut baik kegiatan akbar bertaraf internasional ini. Ia pun memastikan akan mendukung penuh acara yang berlangsung selama empat hari. “Kami siap memberikan dukungan demi suksesnya kegiatan yang bernilai positif itu,” kata Agus.

Saat menerima kunjungan panitia pelaksana Outfest II di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu, Agus berharap, dengan hadirnya Outfest di Makassar, destinasi wisata Sulsel bisa semakin dikenal masyarakat di luar Sulsel. “Pemprov Sulsel getol mempromosikan destinasi Sulsel, kita harapkan kegiatan itu juga akan memberi kontribusi positif untuk Sulsel ke depannya khususnya di bidang pariwisata,” ungkap Agus AN.

Hal senada dijelaskan Kadisbudpar Sulsel, HA Musafir Syah. “Adventure tourism adalah salah satu potensi yang memang harus sama-sama kita tumbuhkembangkan untuk mengangkat potensi kepariwisataan dan kebudayaan Sulawesi Selatan.”

Editor: Renty Hutahaean

Top
You cannot copy content of this page