Lomba Mulung Sampah Ciliwung ke-8, Mengembalikan Bogor yang Bersih

Reading time: 2 menit
Lomba Mulung Sampah Ciliwung (LMSC) ke-8. Foto: Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) Bogor

Bogor (Greeners) – Gempita semangat “Ciliwung Bersih Bogorku Bersih” mewarnai antusias warga Bogor di sepanjang Ciliwung pada Sabtu (28/05). Mereka adalah peserta Lomba Mulung Sampah Ciliwung (LMSC) ke-8 yang diinisiasi oleh Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) dan Pemerintah Kota Bogor.

Tidak lebih dari dua jam, sebanyak 2.183 warga Bogor berhasil mengangkat sampah anorganik sebanyak 2.161 karung dari Sungai Ciliwung. Lomba Mulung Ciliwung diikuti oleh 13 kelurahan di kota Bogor yang dilintasi sungai Ciliwung, dari kelurahan Katulampa hingga Kelurahan Sukasari. Kegiatan ini menjadi agenda Hari Jadi Kota Bogor ke-534.

Dibanding tahun lalu, jumlah partisipasi warga meningkat, sementara jumlah sampah yang berhasil diangkat lebih sedikit. Pada LMSC ke-8 KPC Bogor menambah kriteria penilaian yaitu menimbang berat sampah dan pemilahan sampah. Sebelumnya kriteria penilaian dalam Lomba Ciliwung adalah jumlah warga yang berpartisipasi, jumlah karung yang berhasil diangkat, dan kreatifitas warga pada saat perlombaan. Dengan demikian, sampah-sampah yang dihitung merupakan sampah terpilah.

Lomba Mulung Sampah Ciliwung (LMSC) ke-8. Foto: Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) Bogor

Lomba Mulung Sampah Ciliwung (LMSC) ke-8. Foto: Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) Bogor

Selama tujuh kali penyelenggaraan lomba mulung, ribuan warga Kota Bogor telah mengangkat sampah sebanyak 13.778 karung ukuran 25 Kg. Pada penyelenggaraan tahun 2015 kemarin, 1969 warga mengangkat 2.343 karung berisi sampah anorganik dari Ciliwung.

Dalam sambutan pembukaan lomba mulung, Walikota Bogor Bima Arya mengenang masa dimana Bogor bersih dan sulit menemukan sampah. Tidak mudah mengembalikan keadaan tersebut tetapi kalau semua warga memiliki semangat yang sama, lanjutnya, tidak ada yang tidak mungkin dan Bogor akan kembali hijau dan nyaman.

“Apa yang kita lakukan di hari ini akan dinikmati generasi yang akan datang. Karena itu saya terus mengajak kepada komunitas yang ada di Bogor untuk menjaga lingkungan kita. Saya juga berterima kasih kepada Komunitas Peduli Ciliwung yang telah konsisten selama 8 tahun terakhir untuk turun, tidak saja membersihkan Kali Ciliwung, tetapi juga menyadarkan masyarakat untuk menjaga Kali Ciliwung dari kotoran dan sampah. Terima kasih dan tetap bersemangat untuk Ciliwung. Ciliwung bersih! Bogorku bersih!” katanya.

Koordinator Lomba Mulung Ciliwung ke-8, Mutiara Fadhila mengatakan, “Tahun ini, Lomba Mulung berada di dalam rangkaian Bogorku bersih. Lebih dari 250 relawan baik dari Bogor maupun Jakarta ikut membantu kegiatan lomba ini. Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini dapat menjadi ajang kegembiraan warga Bogor dan meningkatkan kesadaran warga Bogor mengenai lingkungan sekitarnya.”

Penyerahan piala bergilir Ciliwung Bersih secara resmi oleh Walikota Bogor akan diselenggarakan pada malam penganugrahan Bogorku Bersih pada tanggal 3 Juni mendatang.

KPC Bogor secara perlahan terus konsisten menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap Sungai Ciliwung. Meskipun belum diikuti seluruh warga yang berada di bantaran Ciliwung, kompetisi ini telah menjadi momentum penting bagi gerakan Bogorku Bersih yang dicanangkan pada Maret lalu.

(*)

Top