Menyampaikan Solusi Perubahan Iklim Melalui Foto

Reading time: 2 menit
Pameran foto karya Yann Arthus-Bertrand bertajuk "60 Solusi Menghadapi Perubahan Iklim" berlangsung di Museum Geologi, Bandung, Sabtu (24/10). Foto: greeners.co/Agia Nur Pratama

Bandung (Greeners) – Institut Francais Indonesia dan Kedutaan Besar Perancis di Indonesia mengadakan pameran fotografi bertajuk “60 Solusi Menghadapi Perubahan Iklim” karya fotografer asal Perancis, Yann Arthus-Bertrand di Museum Geologi, Jl. Diponegoro no 57, Bandung, Sabtu (24/10). Pameran ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Fete Science (Pesta Sains) 2015 yang berlangsung pada tanggal 10-24 Oktober 2015 dengan tema ’’Iklim Berubah, dan Kita?’’

Pada foto-foto yang dipamerkan di lantai dua museum, objek figur manusia dan alam menjadi objek foto yang dominan dalam karya fotografi yang menggambarkan perubahan iklim tersebut. Sebanyak 60 foto yang dipamerkan tersebut diambil dari beberapa tempat di berbagai dunia. Selain Indonesia, Yann Arthus-Bertrand memotret berbagai persoalan dan perubahan iklim di Guadeloupe, Maroko, Brazil, Nigeria, Amerika Serikat, Kamboja, India dan Perancis.

Pameran foto karya Yann Arthus-Bertrand bertajuk "60 Solusi Menghadapi Perubahan Iklim" berlangsung di Museum Geologi, Bandung, Sabtu (24/10). Foto: greeners.co/Agia Nur Pratama

Pameran foto karya Yann Arthus-Bertrand bertajuk “60 Solusi Menghadapi Perubahan Iklim” berlangsung di Museum Geologi, Bandung, Sabtu (24/10). Foto: greeners.co/Agia Nur Pratama

Dalam masing-masing karya foto tersebut, Yann Arthus-Bertrand seakan menawarkan solusi dalam menghadapi perubahan iklim. Salah satu solusi yang diutarakannya antara lain pelibatan masyarakat, mengelola air minum dengan lebih baik, siap tanggap, menjaga penyerapan karbon di dalam laut, kereta bawah tanah untuk mengatasi urbanisasi, hingga memperbaiki lalu lintas di kota besar.

Nando, alumni Mikrobiologi ITB yang datang mengunjungi pameran ini mengaku tertarik dengan karya fotografi yang dipamerkan. Menurutnya, pengetahuan mengenai perubahan iklim saat ini tidak harus dilakukan dengan cara yang klasik seperti perkuliahan atau diskusi semata. Melalui jepretan foto yang baik, orang awam sekalipun dapat memahami isi gambar tersebut tanpa mengerutkan dahi dan mengerti akan kondisi perubahan iklim saat ini.

“Kualitas gambar yang baik ngasih gambaran secara nyata perubahan iklim yang terjadi di seluruh dunia,” katanya.

Penulis: ANP/G32

Top