Banjir Kembali Merendam Kampung Pulo

Reading time: 2 menit
Banjir kembali menggenangi rumah warga di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Selasa (11/11). Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Jakarta (Greeners) – Banjir kembali melanda pemukiman padat penduduk di Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Ketua RT 03/RW 04, Budi Budriel, menjelaskan, kronologis datangnya air di mulai dari pemberitahuan oleh posko Banjir Pekerjaan Umum melalui handy talky (HT) pada pukul 22.00 WIB, Senin malam (10/11). Setelah mendapatkan pemberitahuan, Budi pun langsung memberikan pengumuman pada warganya agar bersiap-siap akan datangnya banjir kiriman dari Bogor tersebut.

“Pukul 02.00 WIB banjir sudah datang. Warga pun telah bersiap-siap. Puncaknya terjadi pada pukul 6 pagi tadi, tingginya satu meter. Setelah itu air perlahan mulai surut lagi,” ujar Budi saat ditemui Greeners di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Selasa (11/11).

Budi menuturkan, dari 16 RW di Kelurahan Kampung Melayu, ada 12 RT yang terkena banjir kiriman tadi malam dan kondisi banjir tertinggi melanda RT 03 dan RT 04 di Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Ia menambahkan, untuk RT 03 terdapat 62 Kepala Keluarga dan 242 penduduk, dengan jumlah rumah sebanyak 36 yang dilanda banjir setinggi satu meter malam tadi.

Ketua RT 03/RW 04 Kampung Pulo, Budi Budriel menyatakan sudah memberitahukan warganya untuk bersiap menghadapi banjir pada Selasa (11/11) pagi. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Ketua RT 03/RW 04 Kampung Pulo, Budi Budriel menyatakan sudah memberitahukan warganya untuk bersiap menghadapi banjir pada Selasa (11/11) pagi. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Saat ditanya mengenai rencana relokasi warga Kampung Pulo ke rumah susun yang akan dilakukan oleh pemerintah sebagai salah satu syarat normalisasi Sungai Ciliwung, Budi menerangkan kalau warga sebenarnya setuju saja asal ada kompensasi dan sosialisasi yang jelas.

“Saat ini warga belum tahu apa-apa, belum ada yang pernah datang kesini,” tambahnya.

Isah (50), salah satu warga RT 03 yang rumahnya juga terkena banjir, mengakui walaupun pemberitahuan banjir telah diumumkan, namun warga memilih untuk tetap bertahan di rumahnya masing-masing.

“Sebelumnya warga sudah diberitahu akan adanya banjir kiriman. Jadi, warga tidak kaget lagi karena sudah tahu informasinya,” katanya.

Sebagai informasi, berdasarkan pantauan Greeners, hingga pukul 16.13 WIB sore ini, beberapa warga masih sibuk membersihkan sisa-sisa lumpur akibat banjir. Sedangkan beberapa rumah masih ada yang tergenang air beberapa sentimeter.

(G09)

Top
You cannot copy content of this page