Bayi Panda Pertama Indonesia Lahir, Diberi Nama Satrio Wiratama

Reading time: 2 menit
Bayi panda Satrio Wiratama. Foto: Instagram @taman_safari
Bayi panda Satrio Wiratama. Foto: Instagram @taman_safari

Jakarta (Greeners) – Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni mengumumkan kelahiran bayi panda pertama di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto memberi nama bayi panda ini “Satrio Wiratama”.

Kelahiran panda tersebut berlangsung di Taman Safari Indonesia (TSI) pada 27 November 2025. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengumumkan hal ini dalam acara Public Annnouncement The 1st Giant Panda Cub Born in Indonesia di TSI pada Selasa (6/1).

Dalam kegiatan ini, Menhut Raja Juli, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia H.E. Wang Lutong, dan Pendiri TSI Jansen Manansang mengamati bayi panda di Istana Panda, TSI.

“Ini adalah hari yang berbahagia, karena hari ini adalah hari ke-40 lahirnya bayi panda di Indonesia,” ungkap Raja Juli dalam keterangannya.

Raja Juli menyampaikan bahwa kehadiran bayi panda ini bukan sekedar kelahiran satwa. Ini merupakan bukti nyata kerja sama diplomasi lingkungan dan kolaborasi ilmiah internasional yang terbangun secara berkelanjutan antara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok.

“Kelahiran bayi panda ini bukan hanya kabar baik bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia. Ini menegaskan bahwa konservasi dapat berjalan seiring dengan diplomasi, persahabatan antarnegara, serta kemajuan ilmu pengetahuan,” tambahnya.

Raja Juli menambahkan bahwa nama Satrio Wiratama memiliki nama yang sangat indah dan bermakna. Satrio artinya kesatria, pemberani, mulia, dan berbudi luhur.

Bermula Sejak Masa Presiden SBY

Kehadiran panda di Indonesia yang kini telah memiliki anak bermula sejak masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden Joko Widodo secara resmi menerima panda tersebut pada tahun 2017. Perjalanan tersebut berlanjut hingga lahir bayi panda Satrio atau Rio pada masa Presiden Prabowo Subianto.

Duta Besar Tiongkok, Wang Lutong mengatakan kelahiran Rio telah disampaikan ke Presiden Tiongkok, ia merasa sangat bangga dengan pencapaian ini.

“Rio akan membawa lebih banyak keberhasilan dan keberuntungan bagi Presiden serta rakyat Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, pendiri Taman Safari Indonesia Group dan penggagas program konservasi panda di Indonesia, Jansen Manansang mengatakan kelahiran Rio menjadi simbol keberhasilan konservasi di Indonesia.

Menurutnya, terdapat empat aspek yang diprioritaskan TSI untuk konservasi panda. Di antaranya memperdalam kerja sama ekologi internasional, integrasi lintas budaya, mendorong penelitian ilmiah dan teknologi lintas negara, mendorong pengembangan industri.

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

Top