Musim Kemarau Diprediksikan Berahir Jelang Akhir Tahun

Reading time: 1 menit
Ilustrasi: Ist.

Jakarta (Greeners) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa kemarau panjang yang terjadi di Indonesia telah mengakibatkan kekeringan di sejumlah daerah khususnya di pulau Jawa dan Nusa Tenggara.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kekeringan berkepanjangan ini disebabkan oleh pengaruh El Nino yang mempengaruhi cuaca di wilayah nusantara dan akan berlangsung hingga akhir November 2015.

“Kemarau ini cukup panjang ya, diperkirakan hingga akhir November 2015,” jelasnya saat dihubungi oleh Greeners, Jakarta, Rabu (29/07).

Senada dengan Sutopo, Kepala Pusat Meteorologi Publik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mulyono R Prabowo juga mengatakan bahwa kekeringan yang melanda hampir seluruh wilayah di Indonesia ini telah diprediksi akan selesai menjelang akhir tahun.

Menurutnya, ada dua penyebab kekeringan tersebut. Pertama, dikarenakan penyebab musiman, yakni dari musim kemarau ke penghujan. Sedangkan penyebab yang kedua, lanjutnya, ada gejala lain yang menyebabkan menurunnya curah hujan di sejumlah kawasan di Indonesia yaitu adanya fenomena El Nino.

“Dua penyebab inilah yang membuat musim kemarau akan selesai pada awal tahun,” tambahnya.

Selain dari gejala El Nino, lanjut Mulyono, penyebab kekeringan juga karena meningkatnya suhu muka Laut Pasifik Tengah menjadi hangat jika dibandingkan kondisi suhu muka laut di Indonesia.

“Sedangkan penyebab menurunnya curah hujan yang dibawa angin adalah karena kondisi perpindahan musim, dari kemarau ke hujan yang disebabkan aliran angin dari benua yang kering,” tutupnya.

Penulis: Danny Kosasih

Top