Lion Fish atau Lepu, Ikan Cantik dengan Racun Mematikan

Reading time: 3 menit
lion fish
Lion Fish atau Lepu, Ikan Cantik dengan Racun Mematikan. Foto: Shutterstock.

Lepu adalah sekelompok ikan beracun yang berasal dari genus Pterois dan keluarga Scorpaenidae. Mereka tersebar di wilayah Indo-Pasifik dan populer dengan sebutan Lion Fish. Meski terdiri dari tiga spesies besar, jenis lepu yang paling familier di tengah masyarakat adalah Pterois volitans atau Lepu Ayam.

Ikan lepu ayam (Red Lionfish) memang memiliki tampilan yang unik dan cantik. Hewan ini sering menjadi satwa peliharaan oleh pecinta ikan hias karena bentuk tubuh dan corak warnanya.

Kendati demikian kita harus berhati-hati, spesies Pterois memiliki bisa yang berbahaya bagi manusia. Bisa ini terdapat pada duri-duri mereka, jika tersentuh maka berakibat fatal untuk kesehatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, lion fish menjadi objek perburuan secara masif di perairan Amerika Serikat. Hal ini demi menjaga ekosistem laut sekitar dari berlebihnya populasi ikan tersebut.

Mengenal Lepu Ayam atau Red Lionfish

Dalam mengindentifikasi lion fish, kita dapat membedakannya berdasarkan habitat, pola reproduksi, serta ciri-ciri hewan tersebut. Agar tidak salah, berikut Greeners rangkum untuk Anda.

1. Habitat dan Peta Persebaran

Lion fish hidup di sekitar terumbu karang dan bebatuan pada kedalaman 20-50 m. Meski berasal dari area subtropis dan tropis, ikan ini mulai ditemukan di pantai timur AS sampai ke wilayah Meksiko.

Berkat persebarannya yang makin meluas, satwa yang bisa hidup hingga usia 16 tahun ini jadi punya banyak sebutan, seperti Turkey Fish, Dragon Fish, Scorpion Fish, Ornate Butterfly-cod dan lain-lain.

Perlu kita ketahui, ikan lepu ayam mempunyai sifat teritorial dan nokturnal. Mereka bersembunyi di lubang terumbu karang pada siang hari, lalu aktif berburu ikan, udang, dan kepiting di malam hari.

2. Pola Reproduksi Lion Fish

Ketika musim kawin tiba, beberapa lepu ayam akan terlihat berkumpul di satu tempat yang sama. Satu kelompok red lionfish biasanya terdiri dari satu ekor penjantan dan beberapa ekor betina.

Pembuahan satwa ini di luar tubuh, sang betina akan melepaskan telur-telurnya; kemudian pelepasan sperma oleh pejantan. Setidaknya terdapat 20.000 butir telur di dalam sekantong lendirnya.

Lendir atau telur ikan ini lantas mengapung di permukaan laut dan menetas setelah 36 jam. Fasa larva ikan lepu ayam berlangsung satu bulan hingga mencapai usia muda dan dewasa di dasar laut.

lion fish

Tampilan turkey fish jelas lebih menonjol dari ikan pada umumnya. Foto: Shutterstock.

3. Morfologi dan Ciri-Ciri Lion Fish

Tampilan turkey fish jelas lebih menonjol dari ikan pada umumnya. Mereka punya sirip dada yang besar dan membulat seperti kipas. Sirip punggung panjang dengan garis-garis di sekujur tubuhnya.

Bila kita perhatikan dengan seksama, permukaan kulit ikan lepu ayam berwarna merah, putih, cokelat, oranye, hitam dan agak kekuningan. Terdapat duri-duri bertekstur keras pada sirip-sirip mereka.

Lantas, di mana bisa hewan tersebut berada? Bisanya sendiri terletak pada bagian sirip, punggung dan kantungnya. Bisa lion fish merupakan racun heat-labile sehingga akan rusak jika terkena panas. 

Bisa Lion Fish dan Dampaknya bagi Manusia

Di beberapa negara, mengonsumsi ornate butterfly-cod merupakan hal yang cukup lazim dilakukan. Ikan ini terkenal memiliki daging yang nikmat, ditambah teksturnya yang mirip seperti kerapu.

Namun, apakah aman mengonsumsi satwa laut ini? Bukannya mereka punya racun yang berbahaya? Memang, tetapi racun tersebut hanya bisa masuk ke dalam tubuh apabila tertusuk atau terinjeksi.

Metode penghantaran bisa dan racun sejatinya berbeda. Toksin bisa masuk melalui alat bantu, sedang racun umumnya masuk ke dalam tubuh karena tertelan, termakam maupun terhisap.

Oleh sebab itu, berdekatan dengan lion fish sebenarnya tidak berbahaya asal tetap menjaga jarak aman. Jika tertusuk duri-durinya, maka gejala yang kita rasakan seperti hipertensi dan takikardia.

Tak jarang orang yang terkena bisa ikan lepu merasakan mati rasa. Dalam waktu tiga jam setelah terinfeksi tubuh akan terasa lumpuh, bahkan dalam beberapa kasus menyebabkan kematian.

Sebagai informasi, red lionfish tidak tergolong sebagai ikan yang agresif. Fauna ini menggunakan bisanya sebagai bentuk pertahanan diri dari ancaman musuh dan juga mangsanya.

Di alam liar, mereka diburu oleh ikan hiu, moray belut, ikan cakalang, dan ikan kerapu besar. Sampai sekarang pun masih menjadi misteri: bagaimana hewan-hewan ini selamat dari racun lion fish?

Taksonomi Lion Fish 

ikan lepu

Referensi:

Laman National Ocean Service

Oceana.org

Laman Britannica

Penulis: Yuhan Al Khairi, Sarah R. Megumi

Top
You cannot copy content of this page