Mengunjungi Sarang Unik si Manyar Jambul

Reading time: 2 menit
Burung Manyar Jambul
Spesies burung manyar menyukai wilayah persawahan, rawa, hutan, dan padang rumput. Foto: shutterstock

Memasuki Oktober, Halloween semakin mendekat. Salah satu ikon dari perayaan musim panen warga Amerika Serikat ini adalah scarecrow, orang-orangan sawah. Dari namanya, dapat disimpulkan orang-orangan sawah sengaja ditancapkan di kawasan ladang untuk mengusir burung gagak. Namun, bukan hanya gagak, burung lain pun suka tinggal di kawasan sawah.

Burung biasanya menjadi hama tanaman pertanian, terutama pada komoditas serealia (padi, jagung, dan sorgum). Selain gagak, salah satu burung yang menyukai wilayah persawahan adalah burung manyar, Ploceus manyar.

Baca juga: Kuntul Kerbau, Spesies Penyeimbang Ekosistem Sawah

Burung manyar menyukai area hutan, persawahan, rawa, dan padang rumput. Burung manyar dikenal dengan nama lokal manyar jambul. Ia termasuk dalam marga Ploceus yang berasal dari Afrika. Sebaran burung ini mulai dari Pakistan sampai Cina barat daya dan Asia Tenggara, tetapi tidak termasuk Semenanjung Malaysia.

Untuk sebaran lokal rasnya diketahui hidup di Jawa dan Bali. Sumber kajian ilmiah lain mengatakan burung ini ditemukan di beberapa wilayah di luar pulau Jawa dan Bali, seperti di Aceh Besar dan Kalimantan Selatan.

Burung Manyar Jambul

Burung manyar jambul merupakan unggas pemakan biji-bijian. Foto: shutterstock

Morfologi Manyar Jambul

Morfologi Ploceus manyar berbeda dari morfologi bondol, gelatik, dan burung gereja. Pada jantan dan betina manyar jambul bisa dibedakan satu sama lain, sedangkan jantan dan betina burung lainnya tidak mudah dibedakan.

Perbedaan morfologi ini sekaligus menandakan manyar jambul bersifat poligini. Satu jantan dapat kawin dengan lebih dari satu atau banyak betina. Hal ini berbeda dengan spesies burung lain yang cenderung monogami.

Manyar jambul merupakan burung granivora atau pemakan bebuliran maupun bebijian. Mereka beraktivitas secara soliter atau berkelompok. Manyar jambur terbang bolak-balik dari satu tempat ke persawahan atau dari persawahan ke sarang dengan atau tanpa membawa sesuatu di paruhnya.

Baca juga: Bercermin Pada Burung Halo, Sang Penyebar Biji Pohon

Sarangnya yang berbentuk unik bergantungan di ranting pepohonan yang tumbuh di lingkungan sekitarnya. Pohon dominan yang digantungi banyak sarang burung ini adalah rambai, Sonneratia caseolaris. Rambai sejenis pohon penghuni rawa-rawa tepi sungai dan hutan bakau. Selain rambai, pohon atau tumbuhan yang digantungi sarang manyar jambul adalah kelapa (Cocos nucifera), bambu, dan bundung (Scirpus grossus). Namun, jumlah sarang di kelapa dan bambu tidak sebanyak di rambai.

Berdasarkan Warta Konservasi Lahan Basah (2014), sarang manyar jambul terdiri atas kerangka dan dinding. Fungsi utama kerangka adalah mengaitkan sarang ke ranting pohon, sehingga sarang menggantung kuat. Selain itu, kerangka berfungsi sebagai pengikat anyaman dinding, pengarah bentuk sarang, dan pijakan selama burung membangun sarang.

Taksonomi Manyar Jambul

Penulis: Sarah Megumi

Editor: Ixora Devi

Top
You cannot copy content of this page