Barasuara Ajak Masyarakat ‘Awas’ Terhadap Lingkungan

Reading time: 2 menit
Barasuara
Personil Barasuara terdiri dari Marco Steffiano (drumer), Asteriska (Vokalis), Gerald Situmorang (Bassist), Iga Massardi (Vokalis dan Gitaris), TJ Kusuma (Gitaris), dan Puti Chitara (Vokalis). Foto: id.wikipedia.org

Band beraliran rock alternatif, Barasuara, merasakan pengalaman berbeda saat mengikuti kegiatan konservasi di Gunung Ijen, Jawa Timur, Senin (16/12). Menurut vokalis dan gitaris, Iga Massardi, pelestarian alam merupakan kegiatan positif untuk lingkungan. Sementara, vokalis Puti Chitara mengungkapkan keprihatinannya akan kondisi terbaru Gunung Ijen.

“Melihat ini agak mengejutkan dibandingkan enam tahun yang lalu. Berharap dengan kegiatan ini bisa memulai dan membantu memulihkan alam,” ucap Puti.

Puti menuturkan bahwa mulai sekarang lebih ‘awas’ dan sadar tentang apa yang terjadi di sekitar. “Jangan hanya memikirkan diri sendiri. Dimulai dari langkah kecil untuk mengurangi penggunaan listrik, memilih menggunakan alat transportasi umum, dan menutup kran air. Langkah kecil ini kalau diakumulasikan jutaan manusia, bisa berdampak luas,” kata dia.

Baca juga: Walhi Khawatirkan Dampak Negatif Tambang Panas Bumi di Gunung Ijen

Pada Maret 2019, Barasuara juga merilis lagu bertema lingkungan berjudul “Guna Manusia”. Lagu tersebut merupakan salah satu dari sembilan tembang di album terbaru mereka. Isinya menceritakan tentang penurunan daratan di beberapa titik di Jakarta.

Barasuara

Barasuara merilis lagu bertema lingkungan berjudul Guna Manusia yang termasuk ke dalam album Pikiran dan Perjalanan. Foto: Youtube Barasuara

“Enggak sengaja nonton acara Najwa Shihab yang judulnya Jakarta Tenggelam. Di situ dipaparkan soal penurunan daratan sehingga air laut masuk ke tengah. Bahkan ada beberapa daerah yang memang secara  permanen tidak bisa ditinggali karena sudah tergenang air laut,” ujar Iga.

Baca juga: Band Kotak, Ajak Penggemarnya Untuk Kurangi Plastik Sekali Pakai

Tidak hanya melalui lagu, Barasuara juga sudah memulai kebiasaan mereka untuk peduli lingkungan. “Kebetulan sudah mulai tertib buang sampah pada tempatnya. Kami juga mengurangi pemakaian totebag, menutup kran air yang masih terbuka, dan memakai ulang plastik,” ujar gitaris Barasuara, TJ Kusuma.

Grup musik asal Jakarta ini pun mengatakan tidak menutup kemungkinan akan membuat lagu bertema hijau gunung. Ke depan, Barasuara ingin terus melakukan kegiatan positif seputar lingkungan. Menurut mereka, dengan melakukan hal-hal positif akan memberikan contoh yang baik kepada penggemar maupun masyarakat luas.

Penulis: Krisda Tiofani

Top
You cannot copy content of this page