Band Kotak, Ajak Penggemarnya Untuk Kurangi Plastik Sekali Pakai

Reading time: 2 menit
Band Kotak, Ajak Kerabat Kotak Untuk Kurangi Plastik
Band Kotak, Ajak Kerabat Kotak Untuk Kurangi Plastik. Foto : Djarum Foundation

Ngawi (Greeners) – Band Kotak mengajak penggemar yang tergabung dalam Kerabat Kotak untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Karena sampah telah menjadi hal yang mengancam keberlangsungan hidup di bumi, Kotak mengajak Kerabat Kotak untuk memulai merubah perilaku setidaknya dengan menggunakan tumbler dan tas belanja.

Sang vokalis, Tantri, mengatakan bekerja di bidang dunia hiburan merupakan corong yang mudah didengar dan ditiru oleh para penggemar dan masyarakat. Oleh karenanya Band Kotak ingin menyampaikan bahwa menjaga dan merawat lingkungan merupakan hal yang harus dilakukan. Salah satunya permasalahan mengenai sampah plastik.

“Saya bekerja di dunia entertainment, berarti sebagai corong yang mudah didengar. Saat ini lingkungan kita sedang tidak baik. Berawal dari cerita hewan laut yang makan sampah plastik, sedih sekali melihat itu dan membuat saya miris. Makanya saat ini kalau Band Kotak manggung pasti kita selalu ngasih tau Kerabat Kotak untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai paling tidak botol plastik,” ujar Tantri saat Bakti Lingkungan Djarum Foundation di Ngawi, Jawa Timur.

Menurut Tantri, perubahan lingkungan ini tidak harus dilakukan oleh hal-hal yang besar, melainkan perubahan dari yang terkecil seperti membawa tas belanja sendiri, membawa tumbler, dan mengajak Kerabat Kotak untuk mengurangi sampah plastik.

“Makanya kenapa enggak perubahan ini kita lakukan dari hal yang kecil-kecil di rumah. Jadi gak melulu kita harus melakukan perubahan besar. Terutama kita ingin mengajak para fans kita yakni Kerabat Kotak untuk peduli terhadap lingkungan,” ujar Tantri.

Untuk merealisasikan perubahan kecil ini, Band Kotak menyediakan tumbler sendiri yang biasa dipakai untuk manggung dan merchandise bagi para Kerabat Kotak.

Band Kotak, Ajak Kerabat Kotak Untuk Kurangi Plastik Sekali Pakai. Foto : Djarum Foundation

Para personil band Kotak terlibat dalam aksi penanaman pohon Djarum Foundation. Foto : Djarum Foundation

Kepedulian lingkungan ini juga dilakukan oleh sang basis, Chua, yang mengatakan perubahan perilaku gaya hidup ramah lingkungan ini juga diajarkan kepada keluarga kecilnya dan sang anak. “Kalau anak-anak suka menyiram tanaman, selain main air, kan fungsinya supaya tumbuhannya subur, ngajak naik kendaraan umum juga. Selain itu juga bawa tumbler ke sekolah, intinya dari hal-hal kecil dulu,” ujar Chua.

Band Kotak juga pernah merilis single lagu berjudul “Hijaukan Bumi” pada tahun 2012 silam. Lagu ini bercerita tentang kerusakan bumi yang diakibatkan oleh manusia. Seperti pada penggalan liriknya:

“Angin bertiup semakin terasa kencang
Hujan bicara tentang kerusakan
Ulah manusia yang membabi-buta
Seakan tak peduli tak ada asa

Sampai kapan ini bertahan
Bumi tak sanggup menopang”

Tantri mengatakan jika penciptaan lagu tersebut dibuat sudah lama dan belum ada rencana ke depannya untuk membuat karya lagu bertajuk lingkungan lagi. Namun, hal yang pasti adalah Band Kotak saat ini sedang gencar mengajak Kerabat Kotak melakukan perubahan perilaku hidup ramah lingkungan.

“Kalo lagu bertajuk lingkungan sudah kita lakukan, tapi nantinya kita gak tau. Cuma kita emang lagi gencar-gencarnya ngajak Kerabat Kotak untuk melakukan perubahan minimal dari rumah dulu. Setiap manggung minimal kita kasih motiviasi melakukan perubahan dengan menghemat penggunaan plastik,” ujar Tantri.

Penulis: Dewi Purningsih

Top