15 Cara Lebih Hijau di Kantor: Ubah Tempat Kerja jadi Ramah Lingkungan!

Reading time: 6 menit
lebih hijau di kantor
15 Cara Lebih Hijau di Kantor: Ubah Tempat Kerja jadi Ramah Lingkungan! Foto: Shutterstock.

Menunjukkan rasa peduli terhadap Bumi ternyata tidak harus selalu melakukan sesuatu yang besar, lho. Hal ini bisa kita mulai saat melakukan kegiatan sehari-hari, bahkan saat berada di tempat kerja. Untuk melakukan hal ini tidak sulit. Greeners merangkum lima belas cara untuk hidup lebih hijau di kantor.

15 Cara untuk Lebih Hijau di Kantor

1. Gunakan kertas secara bolak-balik

Menggunakan kedua halaman pada kertas membantu mengurangi pemakaian produk olahan kayu. Selain dengan menghemat ruang pada kertas, cara lainnya adalah dengan tidak langsung membuang dokumen-dokumen yang tidak terpakai lagi. Kertas-kertas tersebut biasanya menyisakan halaman belakang yang kosong, sehingga masih bisa dipakai lagi.

Caranya, beri tanda silang pada halaman yang telah terisi tulisan untuk menandakan bahwa halaman belakang kertas tersebut masih dapat digunakan. Hal ini bisa Anda terapkan saat membuat konsep atau mencetak draf dokumen.

Anda juga bisa menggunakan kertas daur ulang. Kalau perlu, optimalkan digitalisasi mungkin sehingga tak perlu menggunakan kertas.

kertas

Menggunakan kedua halaman pada kertas membantu mengurangi pemakaian produk olahan kayu. Ilustrasi: wikimedia.org

2. Lebih hijau di kantor dengan membatasi penggunaan listrik

Listrik pada dasarnya merupakan energi yang dihasilkan dari pengubahan energi lain, misal energi batu bara atau air. Oleh karena itu dengan menghemat listrik, berarti kita ikut menghemat sumber daya alam secara tidak langsung.

Caranya, Anda bisa mematikan lampu di ruangan kantor Anda yang sedang tidak dipakai. Atau gunakan air conditioner (AC) pada suhu ruangan yaitu 24-25 derajat celcius. Kemudian saat hendak pulang, jangan lupa untuk mencabut charger atau kabel yang terhubung dengan perangkat elektronik yang sudah tidak lagi Anda gunakan.

Dengan menghemat listrik, berarti kita ikut menghemat sumber daya alam secara tidak langsung. Ilustrasi: pixabay.com

3. Habiskan air minum

Saat haus, seringkali kita mengambil air minum secara berlebihan. Setelah itu, kita malah tidak menghabiskannya. Jangan teruskan kebiasaan ini! Data dari WHO menyebutkan, pada tahun 2011 diperkirakan sebanyak 768 juta orang tidak menggunakan sumber air minum yang memadai dan 185 juta orang bergantung pada air permukaan untuk memenuhi kebutuhan air minum mereka.

Kalau Anda sudah kenyang minum, daripada membuang airnya ke saluran pembuangan, Anda bisa menggunakannya untuk menyiram tanah atau tanaman yang ada di sekitar ruangan Anda.

Kalau Anda sudah kenyang minum, daripada membuang airnya ke saluran pembuangan, Anda bisa menggunakannya untuk menyiram tanah atau tanaman yang ada di sekitar ruangan Anda. Ilustrasi: Flickr.

4. Lebih hijau di kantor dengan membawa tumbler dan lunch box

Untuk menghindari membuang-buang pembungkus makanan dan plastik kemasan, bawalah tumbler dan lunch box milik Anda sendiri. Membawa makanan sendiri dari rumah pun lebih sehat dan bergizi dibanding jajanan yang ditawarkan di tempat makan. Selain itu, jika membawa tumbler, Anda dapat mengisi ulang airnya di kantor. Hasilnya, selain sehat, Anda juga dapat menghemat pengeluaran saat bekerja.

lebih hijau di kantor

Untuk menghindari membuang-buang pembungkus makanan dan plastik kemasan, bawalah tumbler dan lunch box milik Anda sendiri. Ilustrasi: Maxpixel.

5. Bawa sapu tangan

Sama dengan kertas, tisu merupakan benda yang cukup sering digunakan di kantor untuk membersihkan noda atau mengeringkan air. Alangkah baiknya jika Anda mengubah kebiasaan tersebut dengan membawa sebuah sapu tangan. Selain kedua fungsi tersebut, sapu tangan dapat digunakan untuk berbagai keperluan misalnya sebagai masker penutup hidung saat berkendara untuk menghindari debu dan asap.

lebih hijau di kantor

Sapu tangan dapat Anda gunakan untuk berbagai keperluan misalnya sebagai masker penutup hidung saat berkendara untuk menghindari debu dan asap. Ilustrasi: pixabay.com

6. Lebih hijau di kantor dengan merawat tanaman hidup

Bosan dengan pemandangan di meja kerja Anda? Cobalah menambahkan hijauan kecil seperti kaktus, bambu hias atau tanaman indoor lainnya yang dapat Anda letakkan di meja. Tanaman ini akan membuat suasana di sekitar ruangan Anda lebih segar dan juga indah dipandang mata. Tak hanya itu, adanya tanaman juga bisa meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.

lebih hijau di kantor

Cobalah menambahkan hijauan kecil seperti kaktus, bambu hias atau tanaman indoor lainnya yang dapat Anda letakkan di meja. Foto: Shutterstock.

7. Bentuk tim keberlanjutan

Tim keberlanjutan dapat meningkatkan kesadaran akan kelestarian lingkungan. Proyek untuk tim dapat dimulai dari menjalankan program daur ulang, membantu menginformasikan tentang produk-produk yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi. Bisa juga mendatangkan orang-orang dari departemen air dan listrik setempat atau otoritas limbah supaya karyawan dapat belajar informasi baru seputar lingkungan.

8. Menciptakan tantangan bulanan

Tantangan tim bulanan bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menggabungkan kompetisi dan membiasakan diri untuk lebih peduli lingkungan. Misalnya, tantangan untuk pergi sebulan tanpa peralatan makan plastik, dan memberi penghargaan kepada mereka yang tetap menggunakannya, seperti kartu hadiah kopi atau makanan ringan.

9. Pilihlah produk perkantoran yang lebih baik

Mungkin tidak ada ruang dalam anggaran Anda untuk membeli produk yang berkelanjutan secara eksklusif, tetapi Anda dapat fokus pada alat tertentu yang memiliki dampak keseluruhan yang besar, seperti elektronik yang lebih efisien. Contohnya, pada 2016, Kaiser Permanente membeli elektronik yang lebih ramah lingkungan yang pada akhirnya menghindari pembuangan 124 metrik ton limbah berbahaya.

10. Lebih hijau di kantor dengan energi terbarukan

Sumber tenaga hijau, termasuk energi matahari dan angin, lebih mudah diakses dari sebelumnya; dengan pilihan instalasi surya di atap dan tenaga angin di ladang skala besar. 

Hampir setiap pemasok listrik menawarkan rencana energi hijau yang dihasilkan oleh sumber energi terbarukan, terutama angin dan matahari. Harganya pun kompetitif dibandingkan dengan paket listrik tradisional yang berasal dari batu bara atau gas alam.

Warung Energi Tawarkan Energi Baru Bagi Warga di Penjuru

Manfaatkan teknologi terbaru untuk menciptakan energi terbarukan. Foto: Deposit Photos.

11. Maksimalkan cahaya alami

Dewan Bangunan Hijau Dunia (The World Green Building Council) menyatakan bahwa karyawan yang bekerja di dekat jendela yang terkena cahaya matahari memiliki tingkat produktivitas 15% lebih tinggi. “Cahaya alami mengatur ritme sirkadian tubuh, yang mengontrol bangun, tidur, mensintesis vitamin D dan pencernaan,” kata Jennifer Walton, kepala sekolah H. Hendy Associates.

Lebih mengandalkan cahaya alami bila memungkinkan juga menghemat energi. Pertimbangkan juga untuk memasang smart power strip di setiap workstation, mengganti semua perlengkapan pencahayaan dengan LED, serta memasukkan sensor dan timer untuk penerangan kantor. Ini akan mengurangi konsumsi energi dan biaya untuk hal-hal seperti tagihan listrik.

12. Mendorong perjalanan hijau

Perusahaan dapat mendorong karyawan untuk menurunkan emisi perjalanan dengan berjalan kaki, bersepeda, carpooling, atau naik angkutan umum ke kantor, dan menawarkan insentif untuk melakukannya. Menawarkan kebijakan bekerja dari rumah juga dapat mengurangi jejak karbon perusahaan Anda.

Memperhatikan Keselamatan

Perusahaan dapat mendorong karyawan untuk menurunkan emisi perjalanan dengan berjalan kaki, bersepeda, carpooling, atau naik angkutan umum ke kantor. Foto: Shutterstock.

13. Gunakan filter kopi daur ulang

Gunakan filter kopi yang terbuat dari kertas daur ulang. Lebih baik lagi jika memakai pembuat kopi yang tidak perlu melibatkan filter kertas. Kompos ampas kopi jika memungkinkan.

14. Fasilitas daur ulang

Tempatkan alat daur ulang di lokasi yang menonjol di kantor Anda. Jika satu set lengkap wadah daur ulang akan memakan terlalu banyak ruang, letakkan kotak daur ulang limbah kertas di dekat printer dan kotak daur ulang umum di ruang karyawan. Kosongkan kotak daur ulang secara teratur.

15. Mematikan keran

Selalu pastikan keran tidak menetes setelah Anda selesai menggunakannya. Keran yang bocor dengan kecepatan satu tetes per detik sama dengan menghabiskan lebih dari 5,5 galon air sehari.

hemat air

Selalu pastikan keran tidak menetes setelah Anda selesai menggunakannya. Ilustrasi: pixabay.com

Penulis: Agnes Marpaung dan Ayu Ratna Mutia

Sumber:

Tech Republic

The Balance Small Business

Top
You cannot copy content of this page