Mulberry Ucapkan Selamat Tinggal pada Kulit Hewan Eksotis

Reading time: 2 menit
Foto: Shutterstock

Merek fesyen mewah ternama asal Inggris, Mulberry, secara resmi telah menghentikan penggunaan kulit hewan eksotis pada koleksi mereka. Keputusan tersebut mereka ambil setelah para ahli mengaitkan penggunaan kulit hewan eksotis dengan peningkatan risiko penyebaran virus corona. Selain itu,  Mulberry juga harus mengucapkan selamat tinggal pada penggunaan kulit eksotis karena mereka terus mendapat tekanan dari kelompok PETA.

“Setelah menghabiskan waktu cukup lama untuk meninjau ulang keberlanjutan perusahaan kami, kami bulat memutuskan untuk tidak lagi menggunakan material hewani. Tak hanya berhenti menggunakan kulit satwa eksotis, kami juga berhenti menggunakan bulu hewan,” ujar Rosie Wolacott, Manajer Keberlanjutan dari Mulberry, seperti dilansir dari Livekindly.

Sejak pertengahan tahun 2020, Mulberry telah menghentikan penggunaan kulit hewan seperti kulit buaya, aligator, burung unta, dan juga ular. Selain penggunaan kulit hewan dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit zoonosis, penggunaan kulit hewan eksotis juga tidaklah beretika. Direktur PETA Elisa Allen, seperti dikutip dari Harper’s Bazaar UK, menyatakan bahwa di balik setiap tas tangan atau dompet yang terbuat dari kulit satwa eksotis, terdapat penderitaan hewan yang begitu tragis.

“Sudah bukan jamannya lagi bagi merek-merek mewah untuk menggunakan kulit dan bulu hewan dalam koleksi mereka,” tambah Elisa.

Mulberry Hadirkan Koleksi yang Lebih Berkelanjutan

Berhentinya Mulberry dalam menggunakan kulit hewan eksotis tentu saja tidak menghentikan kreativitas mereka dalam menciptakan produk terbaru. Dalam beberapa tahun terakhir, rumah fesyen yang berdiri sejak tahun 1971 tersebut telah mengeluarkan beberapa koleksi produk fesyen yang lebih berkelanjutan. Mereka menghadirkan koleksi tas jinjing yang terbuat dari jamur portobello, serta menghadirkan koleksi tas dan pakaian yang terbuat dari nilon daur ulang.

“Menghadirkan inovasi yang bertanggung jawab adalah dasar dari kreativitas kami. Kami akan selalu berusaha untuk merancang dan membuat sesuatu yang dapat membuat masa depan menjadi lebih baik,” tulis Mulberry dalam situs resmi mereka.

Perlu kita ketahui, Mulberry bukanlah satu-satunya perusahaan fesyen yang telah menghentikan penggunaan kulit hewan eksotis. Sebelumnya, merek fesyen mewah seperti Chanel, Victoria Beckham, dan Vivienne Westwood juga telah memutuskan untuk menjauhkan diri dari penggunaan material hewani.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Livekindly

Harper’s Bazaar UK

Top
You cannot copy content of this page