Promo Film, Emma Watson Kenakan Eco-Friendly Fashion

Reading time: 3 menit
emma watson
Emma Watson berperan sebagai Belle dalam film "Beauty and The Beast". Foto: Disney

Setelah menjawab tantangan #GreenCarpetChallenge dalam acara MET Gala 2016 lalu, Emma Watson kembali menunjukkan dukungannya pada produk-produk fesyen “hijau”. Sepanjang tur promosi film terbarunya “Beauty and The Beast”, Emma tampil chic dan fashionable dalam balutan busana yang diklaim ramah lingkungan.

Untuk berbagi pengalaman selama tur kepada para penggemarnya, aktris berusia 26 tahun ini membuat akun Instagram khusus, @the_press_tour. Di kanal media sosialnya itu, ia tidak hanya mengisahkan tentang agenda promosinya, namun juga memperkenalkan eco-fashion karya beberapa desainer ternama.

Berikut ini eco-friendly fashion ala Emma Watson selama tur:

emma watson

Foto: The Press Tour/Instagram

Kota Paris, Perancis, menjadi kota pertama yang disinggahi oleh para pemain film Beauty and The Beast. Di kota yang dijuluki sebagai pusat mode dunia itu, Emma tampak mengenakan setelan monokrom dengan jas yang dipadu dengan sweter, jins dan sneakers. Baju bergaya santai yang dipakai Emma saat itu adalah kombinasi dari karya beberapa perancang.

Sebagai luaran, jas kebesaran Emma dibuat oleh Stella McCartney (@stellamccartney). Stella merupakan desainer yang berkomitmen untuk membuat produk fesyen tanpa menggunakan kulit ataupun bulu hewan. Untuk menepati janjinya itu, Stella menghabiskan beberapa tahun untuk mendaur ulang kain perca, memperbaiki bahan kasmir rusak, membuat katun dari kapas organik hingga mengembangkan bahan tekstil yang forest-friendly.

Di balik luaran hitam putih, Emma mengenakan sweter putih karya Filippa K (@filippa_k). Di Swedia, Filippa K dikenal sebagai perancang baju yang menerapkan prinsip 4R (reduce, reuse, recycle, repair) dalam setiap desainnya. Perancangan ini juga menyediakan jasa penyewaan baju dan mengumpulkan produk dari labelnya yang sudah tidak lagi digunakan. Produk bekas ini nantinya akan dijual ke toko barang bekas atau disumbangkan ke beberapa organisasi sosial.

Dibalik sweternya, Emma mengenakan kaus putih produksi Boody North America (@boodywear). Sebagai bahan dasar, Boodywear tidak menggunakan benang dari kapas, melainkan tanaman bambu yang dibudidayakan secara organik. Tanaman bambu yang memenuhi kriteria dipanen, dipintal menjadi untaian benang, kemudian dirajut menjadi potongan baju dengan teknologi 3D.

Sneakers putih yang melengkapi penampilan Emma merupakan karya Good Guys(@goodguysdontwearleather). Memiliki prinsip yang sama dengan Stella, Good Guys tidak menggunakan kulit hewan pada produknya. Label eco-fashion ini memproduksi busana kulitnya dari vegan leather, yaitu bahan kulit buatan pabrik yang disusun dari beberapa material penyusun garmen.

(berikutnya)

Top
You cannot copy content of this page