Rianti Cartwright, Laut Dan Sungai Bukan Tempat Sampah

Reading time: 2 menit
Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

(Greeners) – Menyianyiakan energi listrik dan membuang sampah tidak pada tempatnya merupakan perilaku yang sangat tidak disukai oleh Rianti Cartwright. Ia pun disiplin menerapkan sikap anti boros listrik dan mengotori lingkungan mulai dari rumah.

“Di awal pernikahan, aku sering protes karena dia (Cassanova Alfonso, suami Rianti) sering pakai pendingin ruangan. Tapi lama-lama dia terbiasa. Dia pakai AC hanya saat siang saja,” ujar Rianti membuka cerita.

Rianti yang ditemui dalam acara peluncuran sebuah produk telepon selular beberapa waktu lalu, mengaku tidak membiasakan dirinya membiarkan peralatan elektronik tersambung di sumber listrik tanpa henti. “Kalau aku dan suamiku keluar kamar, AC harus dimatikan dan chager handphone juga harus dicabut. Aku juga tidak menggunakan barang-barang yang terlalu menyedot listrik,” jelasnya.

Sikap hemat listrik yang Rianti tunjukan ternyata didapat dari pengalamannya mengikuti sebuah klub pecinta lingkungan kala dirinya masih kecil. Dari kegiatan di klub itu, ia menyadari pentingnya untuk melestarikan lingkungan.

“Dulu yang namanya global warming tuh kayaknya masih jauh, tapi sekarang efeknya sudah aku rasakan; cuaca tidak menentu dan banjir saat musim hujan, dan itu terjadi di seluruh dunia. Jadi, we have to take care of this earth untuk anak-anak kita nanti,” katanya mengingatkan.

Selain berhemat listrik, pemeran Aisha dalam film Ayat-ayat Cinta ini juga menunjukan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan dengan membersihkan laut dan sungai dari sampah. Bersama sebuah organisasi peduli lingkungan, Rianti diajak membersihkan Pulau Pramuka dan kali Ciliwung.

“Agak seram juga sih, tapi aku merasakannya cuma sehari, sedangkan masyarakat di sekitar Ciliwung merasakan sampah setiap hari,” ujar mantan VJ MTV ini.

Menurut Rianti, kebiasaan buruk masyarakat membuang sampah ke sungai karena masih menganggap laut dan sungai sebagai tempat sampah. Hal ini terjadi, “Karena tidak disediakan tempat sampah yang layak, dan sosialisasi tentang bahaya sampah ke sekolah-sekolah juga minim sekali. Kita juga enggak bisa menyalahkan masyarakat karena mereka juga enggak tahu,” jelasnya.

Rianti berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan karena akan merugikan masyarakat sendiri. Selain itu, ia mengharapkan pemerintah juga lebih memerhatikan lingkungan dengan menyediakan fasilitas pembuangan dan pengelolaan sampah yang memadai.

(G08)

Top
You cannot copy content of this page