ERO, Robot ‘Penghapus’ Gedung

Reading time: 2 menit
Foto: www.omerh.com

Penghancuran gedung, merupakan bisnis yang sangat berantakan –prosesnya tidak hanya memerlukan alat berat dan menyebabkan awan debu, namun juga menghasilkan serpihan sisa reruntuhan gedung yang biasanya akan dibawa langsung ke tempat pembuangan sampah.

Omer Haciomeroglu, seorang mahasiswa Umeå Institute of Design Swedia, berhasil mendesain Ero –sebuah robot yang mampu mendaur ulang tembok beton dengan cara yang hemat energi dan mampu memisahkannya dari komponen besi baja dan sampah lainnya di lokasi penghancuran. Untuk ide briliannya ini, Haciomeroglu memenangkan sebuah kompetisi desain internasional pada tahun 2013.

Alat-alat berat yang digunakan pada proyek penghancuran gedung memerlukan banyak energi untuk menghancurkan tembok beton menjadi serpihan kecil, belum lagi proses penghancuran ini memerlukan air dalam jumlah banyak untuk disemprotkan pada bangunan untuk mencegah penyebaran debu.

Ketika pekerjaan ini selesai, serpihan sisa rentuhan gedung dibawa ke lokasi daur ulang dimana sampah dipilah secara manual. Sebuah mesin penghancur kemudian digunakan untuk menghancurkan beton dan meleburkan besi baja agar dapat didaur ulang.

Tampilan ERO, robot 'penghapus' dinding beton. Saat tidak dioperasikan, dimensi robot ini hanya berukuran 180 cm x 85 cm. Foto: www.omerh.com

Tampilan ERO, robot ‘penghapus’ dinding beton. Saat tidak dioperasikan, dimensi robot ini hanya berukuran lebar 85 cm dan tinggi 180 cm. Foto: www.omerh.com

Ero, sebuah robot pendaur ulang beton, mampu menghancurkan gedung dengan cara yang berbeda. Ero dapat menghancurkan struktur beton tanpa menghasilkan sampah sedikit pun, tanpa debu atau sampah lainnya. Ero diletakan pada lokasi strategis dari sebuah gedung kemudian memindai situasi dan kondisi gedung hingga akhirnya dapat ditentukan cara yang optimal untuk menghancurkan gedung tersebut.

Robot cerdas ini mampu memilih antara menghancurkan beton atau cara penghancuran lainnya, seperti mengambil bagian dari gedung tahap demi tahap. Dengan cara ini, dapat diklaim bahwa bahan bangunan dapat digunakan ulang untuk bahan beton dengan cara menyemprotkan air bertekanan tinggi untuk memecah lapisan permukaan beton, memisahkan sampah, dan mengumpulkan material yang tidak berdebu.

Setelah mendekonstruksi struktur gedung dengan air bertekanan tinggi, menghisap dan memisahkan batu, semen dan air, robot Ero mendaur ulang air kembali ke dalam sistem. Batu yang telah bersih dikemas dan dilabeli untuk dikirim ke tempat pencetakan beton untuk digunakan ulang, sementara rangka besi baja bersih dipotong dan siap digunakan ulang.

(G33)

 

Top

You cannot copy content of this page