Out of the Valley , Kabin Bertenaga Surya

Reading time: 2 menit
Kabin "Out of the Valley". Foto: inhabitat.com

Umumnya penghuni kota-kota besar memilih berlibur ke tempat yang lebih sunyi. Jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kota. Sebagai nilai lebih, beberapa di antara mereka juga mulai mencari tempat berlibur yang ramah lingkungan. Sebuah kabin bernama Out of the Valley bisa jadi pilihan. Bukan hanya tempat ini cocok untuk menyepi, Out of the Valley merupakan tempat yang memanfaatkan tenaga surya dan kualitas arsitektur yang sangat tinggi.

Kabin yang letaknya tersembunyi ini merupakan tempat tinggal mewah yang energinya tidak disuplai jaringan pemasok energi. Meski demikian, kabin ini didesain dengan estetika minimalis. Out of the Valley terletak di Lembah Teign yang berhutan di Inggris, di batas utara Dartmoor, Inggris.

Didesain oleh Rupert McKelvie, kabin berdinding kayu ini adalah purwarupa pertama dari proyek Out of the Valley. Proyek Out of the Valley sendiri merupakan sebuah workshop yang ditujukan untuk mendesain dan membangun kabin-kabin yang mandiri secara energi.

Kabin "Out of the Valley". Foto: inhabitat.com

Kabin “Out of the Valley”. Foto: inhabitat.com

Kabin ini semuanya berdinding kayu yang dibakar sehingga menghasilkan efek hitam di bagian luarnya. Selain itu, kabin ini dibangun dengan teknik dari Jepang yang disebut teknik “Shou Sugi Ban”. Atap yang digunakan adalah atap bergelombang yang juga berwarna hitam.

Eksterior yang gelap membantu kabin ini menyatu dengan sekitarnya, ratusan hektar hutan yang merupakan cagar alam. Sebuah teras dari kayu dengan penutup dari kanvas menghadap ke arah Sungai Teign menawarkan pemandangan alam yang indah dan kesempatan untuk melakukan pengamatan bintang.

Kabin "Out of the Valley". Foto: inhabitat.com

Kabin “Out of the Valley”. Foto: inhabitat.com

Rupert McKelvie adalah seorang pembuat perahu kayu tradisional dan desainer furnitur. Dia membuat sendiri seluruh isi interior bangunan kabin ini dari kayu ash dan jati. Ranjang berukuran besar diletakkan di salah satu sudut, berseberangan dengan dapur berbentuk L yang dilengkapi dengan alat masak dan pemanas ruangan.

Kabin ini juga dilengkapi dengan kamar mandi yang menggunakan “composting toilet” – toilet yang penggunaan airnya sangat minim atau bahkan tidak memerlukan air. Kotoran yang dibuang dicampur dengan serbuk gergaji atau sabut kelapa untuk kemudian diolah menjadi kompos.

Penulis: NW/G15

Top
You cannot copy content of this page