Ide & Inovasi
Fasilitas olahraga jarang mendapat perhatian terutama berkaitan dengan konsep keberlanjutan, namun firma arsitektur bernama k20 Architecture berhasil mengubah tren tersebut.
Melakukan pengomposan sisa makanan di sebuah apartemen kecil bisa menjadi proses yang merepotkan karena baunya. Namun tidak lagi berkat alat bernama Biovessel ini.
Di Bergamo, Italia sebuah katedral dibangun dengan konsep yang unik. Katedral bernama Cattedrale Vegetale ini dianggap sebagai sebuah katedral yang hidup dan bernafas.
Perusahaan servis ponsel bernama Lovefone telah mengubah 35 kotak telepon lama di London dan menjadikannya tempat servis ponsel dan tablet.
Godaan teknologi baru dan kecanggihannya tak terelakkan. Tidak heran bila beberapa orang memiliki lebih dari dua ponsel, itu pun tidak semua terpakai. Berikut ini berbagai fungsi baru dari gawai lama yang bisa kita aplikasikan.
Saat sepeda dari program Biketown siap dipakai bulan lalu, orang-orang yang tadinya sangsi bersepeda akhirnya mencoba, lagi dan lagi.
Proses penjernihan air sangat rumit, mahal dan memakan waktu yang lama. Namun para ahli di Universitas Stanford dan SLAC National Accelerator Laboratory menciptakan sebuah “kotak hitam” yang dapat menjernihkan air dalam waktu 20 menit saja.
Alexis Diaz adalah salah satu dari beberapa seniman yang mampu menyalurkan kesadaran tentang kembali terhubung kepada alam dan menghasilkan karya yang menginspirasi seperti lukisan dinding.
Siapa sangka, seorang anak berumur 16 tahun berhasil menemukan bahwa ternyata kulit jeruk dan kulit alpukat bisa membantu petani menghadapi krisis air.
Seorang fotografer yang berasal dari kota Tel Aviv bernama Or Kaplan berhasil mengisi sebagian besar apartemen tempat tinggalnya dengan barang-barang yang dia temukan di jalan.
Seorang warga Gaza berhasil menciptakan alat yang mengubah air laut yang tidak bisa diminum menjadi air tawar yang segar. Uniknya proses penyulingan ini dilakukan dengan menggunakan tenaga matahari.
Di kota Bandung, sebuah firma Indonesia-Belanda bernama Shau menghadirkan karya terbaru mereka berupa sebuah perpustakaan mikro dengan menggunakan lebih dari 2000 kotak es krim bekas.
Desa Kalisari, Banyumas, Jawa Tengah, tidak lagi menyia-nyiakan air limbah tahu dari ratusan pabrik pembuatan tahu yang ada di desa itu. Tidak hanya mendapatkan biogas, kualitas air dan panen padi mereka pun kini membaik.










































