Ide & Inovasi
Tidak hanya arsitektur, kini interior juga bisa menggunakan aliran seni posmodern, dengan menggunakan material daur ulang, yakni tabung karton.
Tyer Wind, startup asal Tunisia tengah mengembangkan turbin angin yang meniru prinsip kepakan sayap burung kolibri. Teknologi tersebut mampu menghasilkan turbin yang tidak lagi bersifat linear.
Elisabeth Buecher, seniman asal New Zealand telah menciptakan tirai shower unik yang dinamakan “Spike”. Tirai tersebut terdiri dari “duri-duri” panjang yang akan mengembang ketika pemiliknya mandi lebih dari empat menit.
Departemen Pertahanan AS mengajukan proposal pengadaan peluru biodegradable atau “ramah lingkungan” yang berisi bibit tanaman khusus yang mampu tumbuh untuk menghancurkan sisa selongsong.
Sebuah perusahaan yang berasal dari Bali menjanjikan kantong bioplastik yang ketika dilarutkan dalam air bisa diminum oleh makhluk hidup.
Sebagai konsumen, masyarakat tentu tidak bisa mengetahui bahan apa saja yang terkandung di dalam makanan mereka. Namun smartphone Changhong H2 diciptakan dengan teknologi pendeteksi material, khususnya makanan.
Belanda lagi-lagi berhasil wujudkan transportasi ramah lingkungan. Kali ini mereka mengoperasikan kereta listrik bertenaga angin.
ReGen Villages — konsep Desa Mandiri yang sedang dicanangkan Firma Arsitektur Denmark (EFFEKT) — tidak hanya terfokus kepada energi, tetapi juga bahan pangan.
Ada yang tidak biasa terpajang di sudut altar gereja GPIB Paulus, Menteng, Jakarta Pusat. Di sana menjulang dengan indah sebuah pohon natal yang terbuat dari puluhan ribu botol plastik bekas.
Dengan jumlah daratan 520 juta kilometer persegi, mungkin kita masih bisa berpikir bahwa masih banyak ruang di Bumi untuk makhluk hidup. Namun daftar terakhir menunjukkan bahwa ada sekitar 24.307 spesies yang terancam punah di planet yang kita tinggali ini.
Pendiri Microsoft, Bill Gates mengumumkan bahwa dia sudah menyiapkan dana sebesar 1 miliar dolar untuk memerangi perubahan iklim dengan menginvestasikannya pada inovasi energi bersih.
Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa jumlah sepeda di kota Kopenhagen ternyata lebih banyak dibandingkan jumlah kendaraan bermotor.
Blokade Israel mendorong dua orang lulusan Islamic University of Gaza membuat inovasi baru, yaitu batu bata yang terbuat dari puing-puing peperangan.










































